Thursday, 02 Jul 2020
Temukan Kami di :
Nasional

MUI Anggap Usulan Fatwa Si Kaya Nikahi Si Miskin Sebagai Lucu-lucuan

Lukman Salasi - 21/02/2020 13:44

BeritaCenter.COM – Menko PMK Muhadjir Effendy mengusulkan kepada Menteri Agama Fachrul Razi agar mengeluarkan fatwa mengenai orang kaya menikahi orang miskin. Hal ini disampaikan Muhadjir dalam selingan intermeso ceramahnya

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menganggap usulan itu sebagai bentuk candaan dari Menko PMK tersebut.

"Usul itu anggap aja lucu-lucuan," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam, kepada wartawan, Kamis (20/1/2020) malam.

Menurut Niam, hal yang manusiawi, seseorang memilih pasangan yang terbaik baik dari aspek sosial, keturunan, kecakapan hingga kekayaan. Niam mengatakan setiap orang mempunyai idealisme sendiri dalam memilih pasangan hidup.

"Masak memilih kok yang jelek. Masak memilih kok yang bodoh," ujar dia.

Niam mengatakan pernikahan lintas ekonomi tidak serta menyelesaikan permasalahan rumah tangga. Yang terpenting, kata dia, adanya pembekalan sebelum masa pernikahan.

"Banyak orang yang berasal dari keluarga miskin, kemudian dia menikah dan sukses menjadi sejahtera. Sebaliknya, tidak sedikit anak yang berasal dari keluarga kaya, karena ketidaksiapannya dalam memasuki jenjang pernikahan, keluarganya berantakan. Intinya adalah pemberian bekal memadai bagi orang yang mau menikah," imbuh dia.

Muhadjir juga sudah memberikan penjelasan mengenai usulan fatwa pernikahan lintas ekonomi. Muhadjir beralasan, usulan fatwa tersebut untuk menekan mata rantai kemiskinan.

"Itu kan intermezzo. Fatwa kan bahasa Arabnya anjuran. Anjuran, saran. Silakan saja. Saya minta ada semacam gerakan moral bagaimana agar memutus mata rantai kemiskinan itu, antara lain supaya si kaya tidak memilih-milih, mencari jodoh atau menantu yang sesama kaya. Jadi gerakan moral saja," kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2).




Berita Lainnya

ADIL DALAM LIHAT RUU HIP

30/06/2020 14:50 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA