Thursday, 13 Aug 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Hadiri Upacara Pelepasan Jenazah di Lanud Silas Papare, Panglima Beri Kenaikan Pangkat pada 12 Prajurit TNI Korban Heli MI-17

Baharuddin Kamal - 18/02/2020 18:20 Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P serta Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, menghadiri upacara penyerahan dan pelepasan jenazah empat prajurit TNI AD.

Berittacenter.COM - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz menghadiri upacara penyerahan dan pelepasan jenazah empat prajurit TNI AD korban kecelakaan Helikopter MI-17 yang jatuh di pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Upacara yang dipimpin oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab itu berlangsung di Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (18/2/2020).

Diketahui, empat prajurit yang gugur itu yakni Sertu Anumerta Ikrar Setia Nainggolan yang akan diberangkatkan ke Sorong, Praka Anumerta Risno diberangkatkan ke Kendari, Praka Anumerta Yanuarius Loe diberangkatkan ke Kupang, dan Pratu Anumerta Sujono Kaimuddin yang diberangkatkan ke Ambon.

"Dalam upacara pelepasan jenazah yang berlangsung sekitar 15 menit tersebut juga dibacakan Surat Keputusan Panglima TNI mengenai pemberian kenaikan pangkat luar biasa untuk 12 prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan tugas bangsa dan negara," demikian keterangan Kepala Puspen TNI Mayor Jenderal Mohamad Sabrar Fadhilah dalam siaran persnya.

Dalam upacara pelepasan jenazah tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Kapolri Jenderal Pol Idham Azis juga turut memberikan sumbangan kepada keluarga korban.

Sebelumnya diketahui, delapan jenazah prajurit TNI telah dilepas melalui upacara militer pada Senin 17 Februari 2020 oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Ganip Warsito.

Jenazah yang dilepas ke kampung halaman dalam upacara tersebut meliputi Mayor CPN Anumerta Aris Afik Novian (Pilot), Mayor CPN Bambang Saputra (Flight Engineer), Kapten CPN Anumerta Ahwar Affandi (Co-Pilot), Serma Anumerta Suriatna Wijaya Kusuma (TI), Sertu Anumerta Dita Ilham Primojati (Avionic).

Kemudian Kopda Anumerta Dwi Purnomo (mekanik), Praka Anumerta Asharul Mashudi (Mekanik), dan Pratu Anumerta Tegar Hadi (anggota Batalyon Infanteri 725/WRG). Jenazah tujuh prajurit diberangkatkan ke Semarang, Jawa Tengah dan satu lainnya ke Surabaya, Jawa Timur.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA