Friday, 03 Apr 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Polisi Akan Tahan Siapa saja yang Sembunyikan Harun Masiku

Baharuddin Kamal - 17/02/2020 20:13 Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra.

FOKUS : Polisi

Beritacenter.COM - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra menegaskan, pihaknya akan memperoses secara hukum bagi siapa saja yang kedapatan terbukti menyembunyikan tersangka kasus dugaan suap PAW DPR RI Harun Masiku.

"Kalau ada orang yang menyembunyikan keberadaan buron akan termasuk pelanggaran pidana, karena menyembunyikan, menghambat, dan menutupi penyelidikan yang bersangkutan," kata Asep di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).

Asep mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga Harun Masiku guna mengetahui keberadaan tersangka. Tak hanya itu, polisi juga memantau tempat-tempat yang biasa dikunjungi Harun Masiku.

"Orang terdekat, kebiasaan, tempat yang pernah dikunjungi semua sudah dilakukan penyelidikan," ucap Asep.

Sebelumnya diketahui, Ditjen Imigrasi Kemenkumham telah mencatat bahwa Harun Masiku sudah berada di luar negeri sejak Senin, 6 Januari 2020. Tetapi, ternyata informasi terbaru yang mengejutkan bahwa Harun sudah ada di Indonesia sejak 7 Januari.

Harun Masiku merupakan caleg asal PDIP yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR oleh KPK. Ia lolos dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 8-9 Januari 2020. Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya.

Ketiganya yakni, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WSE), Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF) serta pihak swasta, Saeful (SAE). Wahyu Setiawan dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.




Berita Lainnya

Alhamdulillah, Menhub Budi Karya Sudah Membaik

02/04/2020 21:01 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA