Monday, 24 Feb 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Dor! Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba Jaringan Malaysia di Surabaya

Aisyah Isyana - 15/02/2020 01:21

Beritacenter.COM - Nekat melawan saat hendak ditangkap, bandar narkoba di Surabaya, Jawa Timur, ditebak mati polisi. Upaya penangkapan pelaku bernama Mufta Ali Al Faris (37) warga Desa Kedung, Pasuruan, merupakan hasil pengembangan dari penangkapan kurir sabu.

Polisi melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku di kawasan Surabaya Utara, sekira pukul 20.30 WIB. Pelaku yang berupaya melawan saat ditangkap, akhirnya diberi tindakan tegas terukur oleh polisi. Dari tangan pelaku, polisi menyita 1 kg sabu dan 1 ribu butir ekstasi.

Baca juga : Janji Gandakan Uang Miliaran, 2 Pria Paruh Baya Dibekuk Polisi di Bali

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan kurir bernama Aconk asal Bangkalan. Polisi menyita 25 kg sabu dan 10 ribu butir ekstasi dari tangan pelaku. Setelah menggali keterangan tersangka Aconk, polisi kemudian melacak keberadaan Ali.

"AL ini adalah yang menyuruh, yang kita gelandang (sebelumnya). Jadi barang masuk, masuknya dari rutan atau lapas, nah itu nanti kita kembangkan lagi. Kemudian kita laporkan ke Kapolrestabes (Surabaya)," ujar Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, di kamar jenazah RSU dr Soetomo, Jumat (14/2/2020) malam.

"Dia membahayakan petugas, ya terpaksa kita lumpuhkan. Namun kami berusaha memberikan pertolongan, akhirnya nyawanya tidak tertolong," sambungnya.

Memo mengatakan, dari pengungkapan kasus narkoba jaringan Malaysia yang masuk ke Bangkalan itu, pihaknya telah menyita 26 kg sabu dan 12 ribu butir pil ekstasi.

"Untuk sementara jaringan Malaysia menuju ke Bangkalan. Dan sebenarnya itu adalah pesanan dari Sokobanah. Untuk data lebih detailnya akan disampaikan saat dirilis oleh Kapolrestabes Surabaya," pungkasnya.




Berita Lainnya

Lagi Asik Pakai Sabu-sabu Pengemudi Ojol Diciduk Polisi

22/02/2020 12:10 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA