Tuesday, 25 Feb 2020
Temukan Kami di :
Bisnis

Menteri BUMN: Mendingan Telkom Tidak Ada

Indah Pratiwi - 13/02/2020 10:17

Beritacenter.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, PT Telkom Indonesia sebagian besar disumbang oleh Telkomsel untuk deviden. Oleh karena itu, Telkom lebih baik tidak ada dan Telkomsel dijadikan sebagai BUMN.

"Enak sih Telkom-Telkomsel dividen revenue digabung hampir 70 persen, mendingan tidak ada Telkom. Langsung saja Telkomsel ke BUMN, dividennya jelas," ujar Erick di Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (12/2).

Erick menjelaskan, ia ingin telkom mengubah core bisnis agar bersaing dengan perusahaan milik negara lain dan swasta. Dia juga ingin telkom memiliki database big data seperti halnya Alibaba.

"Makanya kita mau Telkom berubah ke arah salah satunya ke database big data, cloud, masa cloud-nya dipegang alicloud [Alibaba Cloud]. Masa database kita diambil negara lain?," paparnya.

Suka tidak suka, kata dia, BUMN harus memberikan sumbangsih pendapatan kepada negara. Alasannya, negara hanya mendapatkan pemasukan dari sektor pajak dan deviden dari perusahaan-perusahaan BUMN.

"Suka tidak suka kontribusi BUMN ke Indonesia luar biasa dan model BUMN ini memang tidak di semua negara ada, Amerika tidak ada tapi kalau kita lihat China ada, atau pun perusahaan negara di Norwegia ada yang BUMN," jelasnya.




Berita Lainnya

Perusahaan Seluler Indosat PHK Ratusan Karyawan

19/02/2020 22:18 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA