Monday, 21 Sep 2020
Temukan Kami di :
News

NasDem Dukung Penuh Langkah Pemerintah Tak Pulangkan WNI Eks ISIS

Aisyah Isyana - 12/02/2020 01:11

Beritacenter.COM - Partai NasDem menyebut langkah pemerintah untuk tidak memulangkan warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS, sudah tepat. NasDem mengaku mendukung penuh langkah pemerintah untuk tak memulangkan mereka.

"NasDem mendukung penuh langkah pemerintah untuk tidak memulangkan mereka. Ya, (keputusan) sangat tepat sekali," kata Ketua DPP NasDem Willy Aditya kepada wartawan, Selasa (11/2/2020).

Willy bahkan menyebut mereka dengan istilah yang disebutnya lebih tepat, yakni 'eks WNI yang masih ISIS'. Dia menyebut hal itu sebagai hukuman bagi orang yang terpapar ideologi ISIS untuk menjadi stateless atau tak bernegara.

"Ini menjadi satu dalam perspektif saya, kita berpikir ini ancaman global, kita melakukan perang melawan terorisme. Dan kemudian kita harus menjadikan ini pembelajaran. Bahwasanya ketika orang yang kemudian terpanggil atau terpapar ideologi ISIS, maka kemudian ini hukumannya. Bahwasanya mereka akan stateless," jelasnya.

Untuk itu, Willy mengapresiasi langkah pemerintah untuk tidak memulangkan WNI eks ISIS sebagai langkah yang tepat. Willy menilai permasalahan soal eks ISIS ini sudah seharusnya diselesaikan lewat mekanisme internasional.

"Biarkan kemudian menjadi mekanisme internasional, baik itu UNHCR dan beberapa negara-negara yang mengurusi itu. Sekarang kan sudah ada diadili oleh Irak sendiri, oleh Turki sendiri. Mereka menjadi penjahat perang ya yang diadili di negara tempat mereka membikin kerusuhan," jelasnya.

Willy juga setuju dengan Menko Polhukam Mahfud Md tidak memulangan WNI eks ISIS, agar tak ada lagi penyebaran virus teroris di Indonesia. Untuk itu, dia berharap agar program deradikalisasi tetap terus berjalan.

"Bahwasanya mereka yang di sana tidak dipulangkan adalah kita membuat satu pengaman, tapi bukan berarti pekerjaannya tidak selesai. Justru kan ini kita jadikan monentum untuk kemudian melakukan kontrapropaganda oleh pemerintah terhadap orang-orang yang di dalam yang kemudian tidak terpapar atau tidak termakan oleh propaganda ISIS itu sendiri," pungkasnya.




Berita Lainnya

Sah! Pilkada Serentak 2020 Tak Jadi Ditunda

21/09/2020 20:56 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA