Sunday, 05 Apr 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Soal Pengendalian Karhutla 2020, Jokowi Minta Kapolri Tindak Tegas Pembakar Hutan dan Lahan

Lukman Salasi - 06/02/2020 12:34

BeritaCenter.COM – Presiden Jokowi meminta Kapolri Jenderal Idham Azis menindak tegas pelaku pembakar hutan dan lahan. Hal ini mesti dilakukan untuk mencegah dan mengatasi karhutla tahun ini.

"Kapolri nggak usah mikir panjang yang namanya punishment dan penegakan hukum. Harus tegas, baik administratif, perdata, pidana, lakukan tegas siapa pun pemiliknya," kata Jokowi saat memberikan arahan dalam upaya peningkatan pengendalian karhutla tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2020).

Jokowi juga kembali mengingatkan soal aturan main penanganan dan pencegahan karhutla. Jokowi dengan tegas akan mencopot Pandam dan Kapolda yang tidak bisa mencegah daerahnya dari karhutla.

"Tegas saya sampaikan, pasti saya telepon, ke Panglima, ke Kapolri kalau ada kebakaran di wilayah kecil agak membesar, saya tanya Dandimnya sudah dicopot belum. Kalau sudah membesar pasti saya tanyakan, Pangdam sama Kapolda sudah diganti belum. Ini aturan main sejak 2016 dan berlaku sampai sekarang supaya yang baru-baru tahu semuanya. Kalau copot gubernur, bupati, wali kota, nggak bisa," kata Jokowi.

Musim kemarau di Indonesia terjadi sekitar bulan Juni hingga Oktober. Puncaknya berkisar di bulan Agustus dan September dan pada bulan tersebut biasanya sejumlah wilayah mengalami kekeringan dan terjadi karhutla.

"Kenapa ini kita lakukan terus? Karena yang saya takutkan adalah, ada Gubernur baru, ada Bupati baru, ada Pangdam baru, ada Danrem baru, yang baru masuk ke daerah itu. Ada Kapolda baru, ada Kapolres baru yang masuk daerah rawan kebakaran sehingga tidak tahu aturan main kita yang sudah kita ubah sejak 2016," ujar Jokowi.




Berita Lainnya

MUI Diminta Keluarkan Fatwa Haram Mudik

03/04/2020 22:02 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA