Wednesday, 08 Apr 2020
Temukan Kami di :
Keuangan

Jika Omnibus Law Diterapkan, Negara Bisa Kehilangan Rp86 Triliun dari Pajak

Indah Pratiwi - 05/02/2020 17:43

Beritacenter.COM - Penerapan kebijakan Omnibus Law akan menggerus pendapatan negara hingga berkurang Rp86 triliun jika penerapan insentif pajak di omnibus law diterapkan oleh pemerintah.

"Kalau tax dikurangi ada Rp85 triliun sampai Rp86 triliun pendapatan yang tak akan masuk," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyan di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Akan tetapi, pihaknya optimis akan mendapat timbal balik berupa peningkatan basis pajak dari pelaksanaan program pengampunan pajak(Tax Amnesty).

"Jadi, ada indikasi Indonesia sebenarnya sudah ada tax base yang dilakukan. Ada (data pajak) after tax amnesty dan informasi exchange. Tapi kita akan buat lingkungan dan orang-orang khawatir, mereka bayar pajak sesuai pendapatan," ungkap dia.

Walau ada potensi penurunan pajak yang cukup besar, pihaknya akan menargetkan defisit anggaran akan berkurang.

"Tahun ini, kami (pemerintah), menargetkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 1,76%. Kita tak akan disrupsi momentum dalam pertumbuhan yang kita ingin maintain. Kita lihat yang bisa di-maintain dan pengurangan corporate income tax, melebarkan tax base, dan memaksimalkan pengeluaran tanpa shock ekonomi," tandas dia.

 




Berita Lainnya

BI Dapat Suntikan dari The Fed

07/04/2020 20:41 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA