Wednesday, 01 Apr 2020
Temukan Kami di :
Keuangan

Ikut Nanggung Pekerja Swasta, PNS dan Pensiunan Resah Dana Taspen Dialihkan

Indah Pratiwi - 05/02/2020 16:13

Beritacenter.COM - Pemerintah berencana akan mengalihkan dana tabungan hari tua(THT) dan pembayaran pensiun dari PT Taspen(Persero) ke BPJS Ketenagakerjaan(BPJS TK). Hal ini berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2011 yang akan berlaku pada 2029 mendatang.

Rencana itu mendapat penolakan dari para pensiunan, pejabat dan PNS aktif yang menilai peraturan itu akan merugikan hak konstitusional.

"Hari ini kami datang sebagai pihak terkait. Jadi kita bukan yang ngajuin ini, tapi pemohon yang merupakan peserta kami itu mereka ada kekhawatiran, nanti kalau kita sampai terjadi hal-hal yang dikhawatirkan, apakah nanti manfaat yang diterima kami berbeda?" ujar Direktur Utama Taspen ANS Kosasih di Gedung MK, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Pemohon resah karena kualitas layanan Taspen selama ini fokus pada PNS dan pensiunan akan ikut berkurang jika diserahkan kepada BPJS TK. Ada kekhawatiran dimana secara matematis dana milik nasabah Taspen akan digunakan untuk ikut menanggung nasabah BPJS TK yang merupakan pekerja swasta.

"Asetnya Taspen kan Rp263 triliun, anggotanya 4,1 juta orang. Kalau BPJS asetnya kabarnya Rp412 triliun, trus anggotanya kalau tidak salah sekitar 16 juta," beber dia.

"Jadi Rp263 triliun dibagi 4 (juta) sama Rp412 triliun dibagi 16 (juta), nanti kalau digabung berarti tergerus dong secara total? Saya bilang matematikanya menarik juga dari para pemohon," tambahnya.

"Tapi yang kami bisa jamin kepada seluruh peserta kami dan masyarakat, memang selama ini Taspen mengelola Rp263 triliun untuk 4,1 juta peserta aktif dan 2,3 juta yang sudah pensiun, kita memberikan layanan terbaik," tukas Kosasih.




Berita Lainnya

Suku Bunga Acuan Diturunkan Bank Indonesia

19/03/2020 16:16 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA