Tuesday, 25 Feb 2020
Temukan Kami di :
News

Unsur Pidana Terpenuhi, Sandiwara Sunda Empire Seret Para Petinggi ke Bui

Aisyah Isyana - 29/01/2020 09:57

Beritacenter.COM - Tiga petinggi Sunda Empire ditetapkan polisi sebagai tersangka. Dengan begitu, sandiwara kekaisaran Sunda Empire sebagai kekaisaran matahari yang diklaim menguasai tatanan dunia, akhirnya berakhir.

Kemunculan Sunda Empire yang membuat heboh masyarakat belakangan ini, berujung dengan penetapan tersangka terhadap para petingginya, yakni Nasri Banks selaku Perdana Menteri atau Grand Prime Minister, Rd Ratna Ningrum selaku kaisar atau ibunda ratu agung dan Raden Rangga alias HRH Rangga sebagai Sekretaris Jenderal.

Baca juga :

Dalam hal ini, polisi menerapkan Pasal 14 dan atau 15 Undang-undang nomor 1 tahun 1946 tentang penyiaran berita bohong yang menimbulkan keonaran. Polisi menetapkan tersangka terhadap ketiganya usai penyidik Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Umum melakukan penyelidikan dan penyidikan.

"Dari seluruh keterangan, penyidik telah melakukan gelar perkara dari hasil keterangan ahli dari alat bukti penyidik berkesimpulan memenuhi unsur pidana seusai Pasal 14 dan atau Pasal 15," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso di Mapolda Jabar, Rabu (29/1/2020).

Dalam kasus ini, Direskrimum Polda Jabar, Kombes Hendra Suhartiyono menyebut klaim-klaim Sunda Empire selama ini tidak benar alias sandiwara. Hendra bahkan menyebut penjelasan mereka tak masuk diakal.

Dia membeberkan sejumlah klaim yang diutarakan Rangga Sasana, salah satunya soal pendirian PBB dan Nato dilakukan di Isola komplek Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

"Dalam beberapa hal lain lagi, pengakuan Sunda Empire memiliki dana sebesar 500 juta USD. Penyidik sangkal tidak benar, apalagi Nato, Pentagon, Bank Dunia, PBB berdiri di Isola," tutur Hendra.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA