Friday, 02 Oct 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Pemerintah Jangan Zalimi Para Honorer

Indah Pratiwi - 29/01/2020 06:15

Beritacenter.COM - Para pegawai honorer yang tidak lulus mengikuti seleksi tes PPPK, nasibnya akan diserahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) yang bersangkutan atau instansi masing-masing. Jika instansi tetap memerlukan, tenaga pegawai honorer masih bisa dipekerjakan untuk di lingkup pemerintah.

"Bagi yang tidak lulus kurang lebih diserahkan ke Pemda masing-masing," tutur Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja.

Meski demikian, para honorer yang tidak lulus seleksi PPPK harus mendapat gaji yang layak, dengan besarannya sesuai Upah Minimum Regional (UMR) wilayah masing-masing.

BACA JUGA

"Kemudian di tetap bekerja, tapi diberikan UMR sesuai wilayah," tandasnya.

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmaja menegaskan, pihaknya akan mencarikan solusi mengenai guru honorer.

"Ketika permasalahan muncul, ini salah satunya kok masih ada diberikan penghasilan Rp300 ribu?" kata Setiawan, di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta.

Menurutnya, guru yang diangkat resmi harusnya mendapat Upah Minimum Regional (UMR) wilayah. Dia pun mempertanyakan proses perekrutan guru honorer yang masih mendapat upah rendah di daerah.

"Tidak mungkin guru honorer yang diangkat resmi penghasilannya rendah," tuturnya.




Berita Lainnya

Moeldoko soal KAMI: Negara Punya Kalkulasi

01/10/2020 11:43 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA