Friday, 03 Apr 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Istana Dengan Tegas Minta Revitalisasi Monas Distop

Lukman Salasi - 28/01/2020 12:00

BeritaCenter.COM – Revitalisasi kawasan Monas yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta ternyata belum mendapat izin. Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dengan tegas meminta revitalisasi dihentikan.

"Karena itu (izin) jelas belum ada, ada prosedur yang belum dilalui ya kita minta untuk disetop dulu," ujar Pratikno di Kementerian Sekretarian Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

Pratikno mengatakan, DKI belum memperoleh izin revitalisasi dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka. Perintah penghentian revitalisasi akan disegera dikirim dalam bentuk surat.

"Ya kita surati ajalah. Secepatnya," ujar Pratikno.

Pemprov DKI, kata Pratikno, memang sudah mengirimkan surat pemeberitahuan revitalisasi Monas. Namun, belum mendapat persetujuan dari Komisi pengarah.

"Kami memang sudah menerima surat yang dikirim oleh Sekda DKI yang intinya memberitahukan pelaksanaan itu. Jadi secara prosedural memang kami minta kepada Pemprov DKI untuk meminta persetujuan dulu kepada Komisi pengarah karena itu aturan yang masih berlaku dan tentu saja harus kita taati," katanya.

Pratikno mengatakan keputusan terkait revitalisasi itu akan diambil oleh Komisi Pengarah. Dia mengatakan Komisi Pengarah akan menggelar rapat dalam waktu dekat.

"Bagaimana nanti tanggapan Komisi Pengarah itu nanti akan dilakukan rapat penuh Komisi Pengarah," jelas dia.

Komisi Pengarah itu sendiri, strukturnya diketuai oleh Mensesneg, sedangkan Gubernur menjadi sekretaris. Berikut daftarnya:

1. Menteri Negara Sekretaris Negara : sebagai Ketua merangkap anggota;
2. Menteri Pekerjaan Umum : sebagai Anggota;
3. Menteri Negara Lingkungan Hidup : sebagai anggota;
4. Menteri Perhubungan : sebagai Anggota;
5. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan : sebagai anggota;
6. Menteri Pariwisata, Pos dan
Telekomunikasi : sebagai Anggota;
7. Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta : sebagai Sekretaris, merangkap anggota.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA