Wednesday, 26 Feb 2020
Temukan Kami di :
News

Virus Corona Semakin Ganas, Sekelompok Warga Sumbar Tolak WN China

Anas Baidowi - 27/01/2020 16:34

Beritacenter.COM - Sekelompok orang mengatasnamakan Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) mendesak pemerintah Sumatera Barat (Sumbar) agar memulangkan semua wisatawan asal China. Permintaan FMM berkaitan dengan tengah ramainya virus corona yang berasal dari Wuhan China.

Puluhan orang itu mendatangi kantor DPRD Sumbar dengan membawa spanduk bertuliskan 'Kami Warga Sumatera Barat Menolak Kedatangan Turis China dari Tiongkok" dan disudutnya tertulis waspada virus menular dari China.

"Desakan pemulangan para turis China ini buka persoalan rasis. Namun lebih kepada antisipasi keselamatan masyarakat Sumbar dari bahaya virus corona," kata Juru Bicara FMM, Jell Fathullah, Senin (27/1/2020).

Ia meminta, Pemprov Sumbar unutk tidak menerima kedatangan wisatawan asal China, hingga wabah irus corona dinyatakan aman oleh WHO. Dia juga mendesak pemerintah agar membatalkan rencana kedatangan rombongan kedua wisatawan China yang dijadwalkan tanggal 31 Januari 2020.

"Kami sangat kecewa dengan pemerintah kabupaten kota yang tetap saja menerima wisatawan asal China di daerah. Kami juga meminta agar DPRD Sumbar menegur bupati dan wali kota," katanya.

Mereka juga menyayangkan penyambutan langsung yang dilakukan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, saat ratusan wisatawan asal China mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Minggu 26 Januari 2020.

"Bahkan prosesi penyambutannya diiringi dengan tari pasambahan. Wisatawan itu bukan tamu pemerintahan," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Irsyad Syafar, yang menyambut kedatangan massa ini mengatakan semua aspirasi FMM kepada pemerintah Sumbar akan segera ditindaklanjuti.

"Sebagai wakil rakyat, tentunya kami akan meneruskan aspirasi dari masyarakat ke pemprov," tuturnya.

Sebelumnya, sebanyak 150 wisatawan asal Kunming, China, rencananya bakal berada di Ranah Minang selama lima hari ke depan. Mereka menginjakkan kaki di Sumbar sejak Minggu 26 Januari 2020 dan kembali pulang ke negaranya pada Jumat 31 Januari 2020.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA