Monday, 24 Feb 2020
Temukan Kami di :
News

Polisi Usut Laporan Roy Suryo Soal Sunda Empire Terkait Tudingan Tak Mengerti Sejarah

Aisyah Isyana - 25/01/2020 04:05

Beritacenter.COM - Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana, dipolisikan politikus Roy Suryo lantaran menyebut dirinya tak mengerti sejarah. Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan itu dan mengaku tengah melakukan penyelidikan.

"Memang betul laporannya sudah kita terima," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Jumat (24/1/2020).

Dia mengaku pihaknya baru akan memulai penyelidikan. Untuk itu, dia tak dapat menjelaskan lebih lanjut soal kasus itu, lantaran laporan terkait kasus juga baru masuk. "Laporan baru saja masuk, tentunya akan kita lakukan penyelidikan," jelas Yusri.

Untuk diketahui, Roy Suryo mempolisikan petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana ke Polda Metro Jaya, lantaran dirinya disebut tak mengerti sejarah dalam sebuah acara televisi. Roy juga melaporkan soal informasi sejarah yang dibuat di Wikipedia yang diduga telah diedit oleh Sunda Empire.

"Ketika saat live di salah satu stasiun TV pada hari Selasa malam di Hotel Borobudur, terjadi diskusi tentang kelahiran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kemudian NATO. Yang bersangkutan mengatakan PBB dan NATO itu dilahirkan, didirikan, di Bandung di gedung Isola," kata Roy sebelumnya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/1).

"Kemudian yang bersangkutan malah mengatakan secara langsung kalau saya salah tidak mengerti sejarah. Karena dia nuduh saya nggak ngerti sejarah, dia ubah sejarah, dan inilah yang saya laporkan, itu intinya," sambungnya.

Roy juga mendapat serangan dari netizen terkait dengan pedoman informasi dari Wikipedia. Roy pun melakukan penelitian lebih lanjut soal informasi seujarah yang dimaksud situs web Wikipedia.

"Saya harus menjawab ini salah, Anda belajar dari mana? Mereka bilang ini dan referensi dari Google dari Wikipedia. Itulah yang kemudian saya tertarik untuk melihat langsung," kata Roy.

Usai melakukan pengecakan di situs Wikipedia, Roy menduga ada yang sudah mengedit informasi dari Wikipedia tersebut. Meski tak mengetahui pasti, Roy menduga yang mengedit informasi itu merupakan pihak dari Sunda Empire.

"Kenapa mereka bisa berkata begitu, ternyata ini masalahnya di Wikipedia tanggal 22 Januari, sehari sesudah peristiwa acara di ILC, itu diubah oleh akun anonim. Jadi sejarah tentang PBB itu diubah dengan kabar bohong yang menyatakan Perserikatan Bangsa-Bangsa itu didirikan di Bandung di gedung Isola di daerah Lembang," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA