Tuesday, 25 Feb 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Tenaga Honorer Akan Dihapus Pemerintah, Bagaimana Nasib Mereka?

Indah Pratiwi - 24/01/2020 09:10

Beritacenter.COM - Seluruh tenaga honorer akan dihapus oleh pemerintah dan akan didorong untuk jadi Pegawai Negeri Sipil(PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja(PPPK).

"Pemerintah sudah mulai 2018, melakukan penyaringan termasuk tes ulang kembali mana-mana yang bisa memenuhi standar," ucap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPanRB) Tjahyo Kumolo saat melakukan peluncuran Mall Pelayanan Publik (MPP) di Batang, Kamis (23/1/2020).

Selain itu, banyaknya tenaga honorer di Indonesia diharapkan bisa melanjutkan pekerjaannya di pemerintahan dengan status yang baru. Dia tidak ingin ada honorer yang dikecualikan karena satu dan dua hal.

"Jangan sampai karena usia (disingkirkan), kita juga memperhatikan. Kita sudah komunikasikan," jelasnya.

Untuk tenaga guru honorer di daerah yang dipelosok, kata dia, pihaknya masih terus mencari jalan terbaik untuk masa depan kehidupan mereka.

"Sudah membuat pentahapan-pentahapan untuk mempercepat proses (PNS). Yang ngangkat itu kan Pemda, yang gaji pusat. Kebutuhan guru, kebutuhan kesehatan banyak yang ngangkat honorer, mulai diangkat. Yang usianya kepepet tarik jalan terbaik," jelas Tjahyo.

Pemerintah menegaskan, agar seluruh jajaran pemerintahan dan instansi lainnya untuk tidak menerima lagi tenaga kerja honorer.

"Sudah tidak lagi angkat kerja honorer, kecuali ada anggaran (Pemda). Jangan sampai membebani anggaran pusat. Ke depan akan bisa tertata rapi dalam upaya untuk membangun sebuah sistem," ujarnya.

Lalu bagaimana para honorer yang pada akhirnya nanti tidak akan bekerja lagi di pemerintah? Apakah ada pesangon? dan bagaimana nasib mereka yang bukan termasuk dalam kategori honorer K2 maupun K1?

"Pesangon, tidak. Nah itu bukan (urusan) saya. Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati)," katanya sambil tersenyum.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA