Wednesday, 26 Feb 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Polda Metro Bongkar Praktik Ilegal di Priok, Dua Orang Ditangkap

Baharuddin Kamal - 23/01/2020 16:21 Polda Metro Jaya mengungkap praktik ilegal dokter asal China di Tanjung Priok.

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya membongkar pengobatan ilegal di Klinik Utama Cahaya Mentari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Klinik tersebut sudah beroperasi selama 3 bulan dan memiliki omzet hingga Rp 1 miliar.

Dari pengungkapan itu, polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial A selaku pemilik klinik dan LS ppp'dokter asal China.

LS yang merupakan dokter di klinik tersebut ternyata belum mengantongi izin resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Selain itu, mereka juga menjual obat-obatan tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Dokter LS tidak mempunyai izin praktik, tapi statusnya memang dokter," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Pengungkapan itu bermula dari adanya laporan masyarakat yang mengetahui terdapat dokter asing tak bisa bahasa Indonesia secara lancar. Dokter LS menggunakan jasa penerjemah dalam melayani pasiennya.

"Kami undercover sebagai pasien klinik dan koordinasi dengan Dinkes Provinsi DKI dan BPOM karena obat racikannya tak terdaftar. Lalu kami sita semua barang buktinya," ujar Yusri.

Ia menuturkan, kedua tersangka menjanjikan kepada para pasien bisa menyembuhkan penyakit sinus tanpa dilakukan operasi.

"Dia (Dokter LS) menjanjikan enggak perlu operasi, tapi ada satu obat dimasukkan ke hidung, dan bisa menyembuhkan tanpa operasi," paparnya.

Atas perbuatan itu, kedua tersangka dikenakan Pasal 78 juncto Pasal 73 Ayat (2) dan/atau Pasal 75 Ayat (3) juncto Pasal 32 Ayat (1) dan/atau Pasal 76 juncto Pasal 36 dan/atau Pasal 77 juncto Pasal 73 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

Tersangka juga dikenakan Pasal 201 juncto Pasal 197, 198, 108 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Kedua tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.




Berita Lainnya

Komplotan Curanmor Motor Sport Surabaya Diciduk Polisi

26/02/2020 06:48 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA