Wednesday, 08 Apr 2020
Temukan Kami di :
News

TNI-Polri Tembak Mati Komandan Operasi KKB Papua saat Transaksi Jual Beli Senpi

Aisyah Isyana - 23/01/2020 02:22

Beritacenter.COM - Satu anggota Kriminal Bersenjata (KKB) Papua berinisial NM (35), berhasil dilumpuhkan tim gabungan TNI-Polr di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Tim gabungan menembak NM saat tengah melakukan transaksi jual beli senjata api (senpi).

"NM dilumpuhkan oleh Tim gabungan TNI-Polri Nabire saat melarikan diri usai melakukan transaksi jual beli senjata api," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, kepada wartawan di Jayapura, Rabu (22/1/2020).

NM diketahui sebagai anggota KKB dengan jabatan komandan operasi umum di wilayah Mepagoo Kodap 29. Kamal mengatakan, NM memiliki peran strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya.

Selain itu, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan, senjata, dan amunisi untuk KKB di wilayah Intan Jaya. NM diketahui berada di Nabire untuk membeli senjata dan amunisi yang nantinya akan dikirimkan ke Sugapa Intan Jaya untuk KKB.

"Saat ini jenazah NM telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kabupaten Nabire. Untuk barang bukti telah diamankan di Polres Nabire guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Penindakan terhadap NM dilakukan petugas usai mendapat informasi terkait adanya transaksi jual beli senjata di Kampung Nifasi area Pantai Nusi Distrik Makimi, Nabire. Tim gabungan TNI-Polri bergerak melakukan pengintaian di lokasi yang disebutkan menjadi tempat jual-beli senpi.

Saat petugas melakukan pengintaian, jelas Kamal, NM tak hanya sendiri. Dia turut didampingi 2 orang lainnya menggunakan mobil bergerak ke arah Pantai Nusi menuju ke arah Kota Nabire. Tim TNI-Polri kemudian membuntuti mobil pelaku dan berupaya menghadang mobil pelaku.

"Saat dilakukan penangkapan 2 orang melarikan diri ke arah bukit, sedangkan NM lari ke semak-semak dan berhasil dilumpuhkan dengan tembakan yang mengenai bagian pinggang hingga NM meninggal dunia," tambah Kamal.

Petugas juga menyita barang bukti dari mobil KKB berupa senjata laras panjang rakitan 1 pucuk, handphone 1 unit, 2 butir amunisi 5,56 mm, KTP, 2 buku tabungan Bank Papua, 1 buku catatan, dan uang tunai Rp 500 ribu.




Berita Lainnya

Gubernur Jabar Ajukan PSBB Untuk Lima Wilayah Ini...

08/04/2020 18:50 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA