Wednesday, 26 Feb 2020
Temukan Kami di :
News

Polisi Difitnah Memukul dan Menyetrum Lutfi, Kompolnas: Buktikan di Pengadilan

Anas Baidowi - 22/01/2020 10:48

Beritacenter.COM - Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Andrea Pulungan meminta Lutfi Alfiandi alias Dede membuktikan pengakuannya di pengadilan. Lutfi mengaku disetrum dan dipukul polisi supaya mengakui perbuatannya melempar batu.

Menurut Andrea, jika pengakuan itu benar terjadi, bisa dibuktikan di persidangan serta hakim meyakininya.

"Saya sangat berharap ada perintah pengadilan untuk penyidikan permasalahan ini. Jika memang ada pemaksaan pengakuan, saya berharap pengacaranya bisa turut bantu terdakwa untuk buktikan dalil-dalilnya," kata Andrea, Selasa (21/1/2020).

Kompolnas kata Andrea, tidak bisa turun tangan menindaklanjuti pengakuan tersebut. Meski demikian, Kompolnas akan menerima laporan jika didukung alat bukti.

"Kompolnas tidak punya kewenangan di pengadilan, jadi hanya bisa menunggu kecuali. jika ada bukti-bukti sesuai alat bukti dalam KUHP yang diajukan sebagai bagian dari keluhan masyarakat ke Kompolnas dan sebaiknya sebelum putusan pengadilan," ujarnya.

Dalam hal ini, polisi bisa saja mengusut pengakuan Lutfi. Pengusutan itu juga harus dibekali putusan pengadilan atau bukti lain.

Sebelumnya, Dede Lutfi Alfiandi alias Dede mengaku dipaksa polisi mengakui perbuatan melempar batu ke aparat kepolisian. Selain dipukul, Lutfi, yang sosoknya viral karena foto tengah membawa bendera, mengaku disetrum polisi agar mengakui perbuatannya tersebut.

Hal itu disampaikan Lutfi dalam persidangan pada Senin (20/1) kemarin. Lutfi menyampaikan hal itu dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

"Iya dipukul dan disetrum dan itu sama dengan tahanan lain," kata pengacara Lutfi, Sutra Dewi, kepada wartawan, Selasa (21/1).

Kasat Reskrim Polres Jakbar AKBP Teuku Arsya Khadafi membantah kesaksian Lutfi. Dia menyebut pihak Kepolisian bersikap humanis.

"Tidak ada, tidak benar itu. Kan (ditangkap) ramai-ramai, kita kan humanis. Nggak zamannya lagi begitu-begitu," jelas AKBP Arsya Khadafi saat dihubungi detikcom, Selasa (21/1).

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA