Monday, 17 Feb 2020
Temukan Kami di :
Internasional

Takut Dengan Nuklir Rusia, AS Gandeng China Bujuk Moskow

Indah Pratiwi - 22/01/2020 09:11

Beritacenter.COM - Amerika Serikat (AS) membujuk China bergabung perundingan senjata nuklir trilateral dengan Moskow. AS menjamin kerahasiaan Beijing tentang jumlah cadangan senjata nuklir menjadi ancaman serius bagi stabilitas strategis.

Presiden AS Donald Trump pada tahun lalu membahas kesepakatan baru untuk membatasi senjata nuklir dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang berharap memperluasnya pada China yang akan menjadi kesepakatan besar antara tiga kekuatan nuklir terbesar di dunia.

"Kami pikir, dengan fakta bahwa cadangan nuklir China diperkirakan meningkat dua kali lipat selama sepuluh tahun mendatang, sekarang waktunya memiliki diskusi trilateral," ungkap Robert Wood, duta besar pelucutan senjata AS saat membuka Konferensi Pelucutan Senjata di Jenewa yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Potensi perundingan trilateral saat pertemuan keamanan dengan Rusia pekan lalu mencapai pemahaman tentang mendorongnya perundingan. "Kita tidak bisa menunggu," tutur dia.

Wood menyatakan dia berharap Rusia dan lainnya akan membantu dalam hal itu. "Harapannya seiring waktu dan melalui pengaruh pihak selain AS, mereka (China) akan datang ke meja. Kami pikir ini penting bagi keamanan global bahwa China melakukan itu," ujar Wood.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov menanggapi pekan lalu bahwa Rusia akan terlibat dalam potensi perundingan trilateral tapi dia mengaku tak bisa memaksa China mengubah posisinya sekarang.

 

 



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA