Wednesday, 26 Feb 2020
Temukan Kami di :
Peristiwa

Diduga Rem Blong, Berikut Detik-detik Tergulingnya Bus Maut Tewaskan 8 Wistawan Depok

Aisyah Isyana - 19/01/2020 09:15

Beritacenter.COM - Sedikitnya delapan orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut bus terguling di Ciater, Kabupaten Subang. Kecelakaan yang menimpa bus pariwisata yang berpenumpang puluhan wisatawan asal Depok itu diduga terjadi lantaran rem blong.

Insiden kecelakaan maut itu menimpa bus PO Purnamasari bernopol E-7508-W di turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, sekira pukul 17.15 WIB, Sabtu (18/1) kemarin.

"Bus dari arah Bandung/Selatan menuju arah Subang/Utara, sewaktu menempuh jalan menurun, kendaraan melaju tidak terkendali saat melintas jalan menikung kiri melaju lurus keluar dari badan jalan. Sehingga menyebabkan bus terguling miring kanan (kiri diatas) di bahu jalan sebelah kanan jalan dari arah Bandung-Subang," tutur Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso, Minggu (19/1/2020).

Erlangga mengatakan, kecelakaan itu mengakibatkan delapan orang meninggal dunia. Selain itu, 10 penumpang lainnya mengalami luka berat dan 20 orang lainnya luka ringan.

"(Penumpang) rombongan wisatawan dari Tangkuban Perahu akan kembali ke Depok," kata Erlangga.

Bus itu berpenumpang ibu-ibu PKK yang hendak pulang ke Depok usai rekreasi ke Wisata Tangkuban Perahu. Nahasnya, bus itu mengalami kecelakaan dan terguling begitu tiba di lokasi kejadian.

"Kejadiannya sangat cepat, jadi sopir sempat berhenti dulu memeriksa ban. Nggak lama setelah itu mobil langsung kencang dan hanya hitungan detiklah mobil terguling," ujar penumpang selamat, Muniroh, saat dikonfirmasi di ruang IGD RSUD Subang, Minggu (19/1).

"Pas udah turunan dan ada tikungan, itu kita udah terdorong ke sebelah kanan dan langsung terguling. Saya pikirnya kita terguling ke jurang melihat yang lain sudah bertumpuk saya coba keluar dari mobil karena takut terguling lagi karena khawatir jurang," tutur Muniroh.

Sementara itu, Waka Polres Subang Kompol Ahmad Faisal Pasaribu menduga kecelakaan yang menimpa bus pariwisata ini terjadi akibat sistem pengereman yang tak berfungsi dengan baik.

"Dugaan sementara tapi ini masih sementara karena nanti akan olah TKP, buat alami rem blong, sopir hilang kendali dan melaju kencang hingga terguling di tikungan," kata Faisal.




Berita Lainnya

Permukaan Air di BKT Nyaris Meluap ke Jalan

25/02/2020 16:22 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA