Monday, 24 Feb 2020
Temukan Kami di :
Internasional

AS Sengaja Kacaukan Situasi Timur Tengah

Indah Pratiwi - 18/01/2020 06:15

Beritacenter.COM - Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tindakan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan komandan Pasukan Quds Iran, Jenderal Qasem Soleimani, sengaja untuk mengacaukan keamanan dan menguncang kawasan Timur Tengah.

"Kami melihat operasi AS terhadap komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam, Soleimani, dan rombongannya sebagai tindakan sengaja yang bertujuan merusak keamanan dan stabilitas di kawasan itu, dilakukan di wilayah negara anggota PBB yang berdaulat tanpa sepengetahuannya," kata kementerian tersebut hari Jumat17/1) yang dikutip dari situs web Kementerian Luar Negeri Rusia, Sabtu (18/1/2020).

"Kami menyerukan semua pihak untuk menggunakan pengekangan (diri), mematuhi akal sehat, dan mengutamakan upaya diplomatik," lanjut kementerian itu.

Jenderal Soleimani dibunuh AS melalui serangan rudal Hellfire via drone MQ-9 Reaper di Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020. Akibat serangan itu, Iran membalas dengan menembakkan serentetan rudal balistik ke Pangkalan Udara Ain al-Asad dan Erbil di Irak yang digunakan militer Amerika.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyebutkan, serangan rudal Teheran terhadap markas-markas militer AS di Irak yang kabarnya menewaskan banyak tentara AS.

"Fakta bahwa Iran memiliki kekuatan untuk memberikan tamparan kepada kekuatan dunia menunjukkan tangan Tuhan," kata Khamenei.

"Lebih penting dan lebih besar dari serangan militer, itu merupakan pukulan bagi martabat dan kekaguman AS sebagai negara adidaya," sambung Khamenei.



Berita Lainnya

Muadzin di London Ditikam Saat Shalat

21/02/2020 03:10 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA