Wednesday, 26 Feb 2020
Temukan Kami di :
News

Polda Jatim Ambil Alih Kasus Dugaan Pencabulan Santri Oleh Putra Kiai

Anas Baidowi - 17/01/2020 16:46

Beritacenter.COM - Polda Jawa Timur (Jatim) menarik penanganan proses hukum kasus dugaan pencabulan terhadap seorang santri di bawah umur, yang diduga dilakukan oleh putra kiai dan sebelumnya ditangani Polres Jombang.

"Penarikan itu dalam rangka memberikan lapis kemampuan atau back up teknis penanganan proses hukum," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisno Andiko, Jumat (17/1/2020).

Dia menyatakan, ada banyak alasan mengapa Polda Jatim melakukan hal itu, diantaranya karena dampak sosial, kewilayahan, dan aspek teknis lainnya.

"Dalam kasus ini kebetulan korbannya masih di bawa umur, jadi penanganannya juga harus berhati-hati. Namun buka berarti Polres Jombang tidak mampu, tapi di Polda lebih lengkap," katanya.

Kasus ini diduga dilakukan oleh putra kiai berinisila MSA atau SAT. Polisi sudah menetapkan MSA sebagai tersangka setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan mengumpulkan bukti, serta memeriksa saksi-saksi.

Kasus pencabulan itu menuai aksi massa pro dan kontra. Selasa (7/1) pekan lalu, massa dari Aliansi Kota Santri Melawan Kekerasan Seksual melakukan unjuk rasa di Mapolres Jombang.

Massa yang didominasi aktivis perempuan itu menyampaikan tuntutan agar polisi segera menahan tesangka MSA dan menuntaskan kasus tersebut.

Sedangkan, pada Selasa (14/1), ratusan massa mengatasnamakan keluarga besar pesantren di wilayah Kecamatan Ploso, Jombang, menggelar aksi serupa dengan tuntutan berbeda.

Massa tersebut mendesak polisi bertindak profesional dalam menangani kasus yang melibatkan MSA.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA