Sunday, 19 Jan 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Kejagung Akan Usut Tuntas Aset-Aset Terkait Kasus Korupsi Jiwasraya

Baharuddin Kamal - 14/01/2020 22:50 Direktur Penyidikan pada Jampidsus Febri Adriansyah.

Beritacenter.COM - Dalam kasus Jiwasraya, Kejaksaan Agung (Kejagung) diketahui telah menetapkan lima orang tersangka. Saat ini, Kejagung masih akan terus menulusuri aset-aset hingga terungkap.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita akan melakukan penelusuran aset, mudah-mudahan nanti bisa segera terungkap semua," kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Febri Adriansyah, di Gedung Bundar, Jalan Sultan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Febri mengaku enggan membeberkan lebih jauh terkait kasus penyelidikan Jiwasraya. Menurutnya, nanti akan mengganggu tim penyidik untuk mencari barang bukti.

"Sudah tadi sudah dijelaskan Jampidsus, itu masih dalam proses penyidikan jadi masih kita jaga nanti takut menganggu penyidik dalam pengumpulan alat bukti,"kata Febri.

Febri menegaskan, kasus Jiwasraya ini akan terus didalami termasuk barang bukti yang diperoleh dari para tersangka.

"Yang jelas ini terus kita dalami dan dengan teman teman BPK juga, tiap hari juga anak-anak lihat barang barang bukti diperoleh, kemudian kegiatannya di OJK jadi beberapa kegiatan yang berjalan," ujar Febri.

Dalam kasus ini, lanjut Febri, Kejagung telah menetapkan 5 orang tersangka. Diantaranya yakni Komisaris PT Hanson Benny Tjokro, eks direktur keuangan PT Jiwasraya Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Tram Heru Hidayat, eks Dirut Jiwasraya Hendrisman Rahim, dan eks Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA