Monday, 06 Apr 2020
Temukan Kami di :
Ekonomi

Rupiah Terus Alami Penguatan terhadap Dolar AS Dalam Empat Hari Terakhir

Diketahui juga jika kurs rupiah tersebut menguat 0,17% daripada harga penutupan perdagangan Selasa (12/01/2020) kemarin. Dalam empat hari penguatan berturut-turut, rupiah mengakumulasi kenaikan 1,8%.

Sari Intan Putri - 14/01/2020 12:58

Beritacenter.COM - Rupiah terus mengalami penguatan terhadap dolar Amerika Serikat. Hingga Selasa (14/01/2020) pukul 08.07 WIB, kurs rupiah spot dibuka pada Rp 13.650 per dolar Amerika Serikat.

Diketahui juga jika kurs rupiah tersebut menguat 0,17% daripada harga penutupan perdagangan Selasa (12/01/2020) kemarin. Dalam empat hari penguatan berturut-turut, rupiah mengakumulasi kenaikan 1,8%.

Mitul Kotecha, senior emerging market strategist TD Securities di Singapura mengatakan, komentar Bank Indonesia yang mengatakan akan membiarkan penguatan rupiah turut menyokong penguatan di tengah sentimen positif investasi dari Uni Emirat Arab.

"Penurunan risiko yang lebih konstruktif juga menopang instrumen dengan imbal hasil tinggi, termasuk rupiah," kata Kotecha.

"Kelegaan terhindarnya perang Iran pekan lalu dan deeskalasi geopolitik beserta rencana penandatanganan kesepakatan dagang fase satu mendorong permintaan aset berisiko," kata Vishnu Varathan, head of economics and strategy Mizuho Bank di Singapura.

Tak cuma rupiah, penguatan pun hampir menyeluruh pada mata uang Asia. Hanya yen, baht, dan dolar Hong Kong yang pagi ini melemah terhadap the greenback. Penguatan terbesar terjadi pada won, diikuti dolar Taiwan, rupiah, yuan offshore, ringgit, dolar Singapura, dan peso.

Sementara indeks dolar pagi ini menguat ke 97,38 dari posisi kemarin pada 97,34. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini cenderung flat dalam sepekan terakhir.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA