Wednesday, 12 Aug 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Hari Ini, Korban Banjir Jakarta Demo ke Balai Kota Desak Anies Mundur

Lukman Salasi - 14/01/2020 09:57

BeritaCenter.COM – Para korban banjir Jakarta akan melakukan aksi protes ke Balai Kota DKI Jakarta hari ini. Demonstrasi ini akan dipimpin oleh Dewi Tanjung dan Abu Janda.

Aksi yang mengatasnamakan ‘Para Bunda Tangguh Pembela Rakyat’ meminta Anies Baswedan mundur karena dianggap tidak bisa mengatasi banjir dan urus Jakarta.

"Iya itu demo para bunda se-DKI yang jadi korban banjir, yang mereka menuntut tanggung jawab gubernur dan minta pertanggungjawaban gubernur. Kan selama ini Anies Baswedan terkenal cuci tangan dan melimpahkan kesalahannya kepada orang lain," kata Dewi Tanjung, kepada wartawan, Senin (13/1/2020).

Menurut Dewi, jangan sampai karena dendam, Anies tak mau melanjutkan program normalisasi yang telah dikerjakan di era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dewi meminta Anies tak banyak berkata-kata.

"Jangan hanya karena dia dendam dan tidak suka ke Ahok dia tidak mau meneruskan normalisasi di Ciliwung, ganti bahasa jadi naturalisasi sehingga kita ini nggak perlu lagi bahasa dendam nggak perlu lagi bahasa kompetitor, kita ini perlu kerja, kerja pemimpin. Jadi ini aspirasi masyarakat mengundang saya mengajak saya untuk turun bareng sama mereka," ujar dia.

Menurut Dewi, aksi ini juga meminta Anies mundur karena menurutnya ada banyak hal yang menjadi kekeliruan Anies selama memimpin di Ibu Kota.

"Tuntutan aksinya pertanggungjawaban kerja sang pemimpin seiman ini bapak gubernur yang terhormat Anies Baswedan action kami minta beliau mundur. Selain banjir, banyak hal yang menurut kami ini bukan seperti pemimpin yang kami harapkan, yang suka cuci tangan, lepas tangan, dan menyalahkan anak buah, begitu ada kesalahan ini sang pemimpin nggak mau mengambil alih tanggung jawab malah lempar ke anak buah, menyalahkan seolah-olah dia nggak tahu padahal dia, lama-lama masyarakat ini sebel," tuturnya.

Ditargetkan ada seribu orang yang bakal hadir dalam demo tersebut. Surat izin keramaian telah disampaikan ke Polda Metro Jaya.

"Rencana seribu estimasi kami, seribu izin di polda. Cuman di lapangan nggak ngerti berapa, nanti kalau saya bilang 11 juta yang datang 11 orang kan Nggak lucu. Satu minggu yang lalu sudah, izin sudah ke Polda Metro semua sudah kemungkinan kami akan ke DPRD DKI untuk audiensi dengan Ketua DPRD," imbuhnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA