Wednesday, 22 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Gubernur Anies Digugat Ratusan Warganya Gara-gara Banjir

Indah Pratiwi - 13/01/2020 10:49

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan digugat ratusan warganya gara-gara banjir yang menerjang awal tahun 2020. Pendaftaran gugatan itu dilakukan pada Senin(13/1/2020).

Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta Alvon Kurnia Palma menyebutkan, dari verifikasi diketahui kerugian warga mencapai Rp43,32 miliar.

"Insya Allah jadi, kita akan daftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Naskah gugatan sudah difinalisasi, secara materi sudah masuk semua," katanya.

"Kami tinggal finalisasi gugatan itu. Kita sudah tahu, siapa yang akan menjadi perwakilan class, anggota class, dan kemudian juga kita sudah mengetahui tentang kesamaan kejadian, pada tanggal 1 Januari 2020," katanya.

"Kenapa tanggal 1, karena ini terkait dengan tipologi, apakah terkait dengan banjir lokal atau banjir kiriman. Tanggal 1 itu banjir lokal, tanggal 2 itu banjir kiriman," katanya.

Saat ini, kata dia, ada 650 orang warga DKI Jakarta telah mendaftar untuk menggugat Gubernur DKI Jakarta.

"Sudah terdata sekitar 170 an, dari situ bisa memformulasikan, dan ini tanggungjawab siapa soal banjir lokal ini. Ini tidak terkait dengan Jawa Barat. Terkait dengan banjir lokal ini, kita kan sudah tahu sejak jaman kolonial Belanda, sebenarnya sudah ada banjir di Jakarta," katanya.

"Juga sudah ada langkah-langkah kanalisasi. Karena sudah lama, sudah tahu dong pemerintahan, bahwa yang namanya banjir itu potensial, maka harus dilakukan perencanaan-perencanaan, antisipasi apabila terjadi berncana alam," katanya.

Gugatan ini mengarah Early Warning System dan emergency respoons. Yang akan digugat adalah Pemprov DKI Jakarta dan Gubernur Anies Baswedan.

"Pemprov DKI Jakarta dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam hal ini. Karena ini berdasarkan undang-undang tentang otonomi khusus di Jakarta. Sebab itu makanya, kita mengajukan kepada Gubernur DKI Jakarta," katanya.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA