Wednesday, 01 Apr 2020
Temukan Kami di :
Internasional

Murka Rakyat Iran Tuntut Mati Ayatollah

Anas Baidowi - 12/01/2020 21:59

Beritacenter.COM - Jatuhnya pesawat Boeing milik Ukraine Internationals Airlines memancing amarah warga Iran. Mereka menuntut mati Ayatollah Khamenei.

Amarah rakyat itu disebabkan pengakuan Iran yang mengatakan tak sengaja menembak pesawat sipil hingga ratusan orang meninggal dunia.

Sebelumnya, rakyat Iran turun kejalan menuntut Amerika Serikat bertanggung jawab atas kematian Soleimani dengan meneriakkan "Bunuh Amerika", namun massa kini kembali berdemo namun tak lagi menunjukkan amarah mereka ke Amerika. Melainkan, meminta tanggung jawab pimpinan tertinggi mereka Ayatollah Khamenei.

Viral di twitter, sebagian massa yang turun ke jalan tersebut bahkan sampai menuntut mati Ayatollah yang dianggap sebagai diktator.

Pengakuan Iran yang tak sengaja menembak pesawat Boeing Ukraina mengakibatkan tewasnya 176 orang yan tak bersalah. Ini menjadi momen buat rakyat yang anti pemerintah di negeri tersebut untuk bergerak.

Ini waktu yang sangat sensitif bagi Iran, sekarang pemerintah menghadapi masalah kredibilitas yang serius. Setelah membuka kebenarannya, mereka juga salah mengatasi situasinya," ujar pejabat senior di pemerintahan Iran yang tak mau menyebut namanya, dikutip dari Reuters, Minggu (12/1/2019).

Angkatan Bersenjata Iran akhirnya mengakui bahwa pesawat milik Ukraine International Airlines yang jatuh pada Rabu (8/1/2020) tak sengaja tertembak oleh pihaknya.

Dilansir dari kantor berita AFP Sabtu (11/1/2020), Iran menyebutkan hal tersebut disebabkan karena adanya human error dan pesawat tersebut terbang di wilayah yang berdekatan dengan lokasi militer sensitif.

Padahal sebelumnya pihak Iran telah membantah tuduhan negara barat yang menyebutkan pesawat tersebut jatuh karena serangan rudal Iran. Iran menegaskan, ada koordinasi erat antara otoritas pertahanan udara dan departemen penerbangan sipil.

 




Berita Lainnya

Pangeran Charles Sembuh dari Covid-19

30/03/2020 23:14 - Indah Pratiwi

Pemerintah Spanyol Ancam Warganya Keluar Rumah

27/03/2020 19:52 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA