Saturday, 11 Apr 2020
Temukan Kami di :
News

Berhasil Terungkap, Tak Terlihat Lagi Jam Hitung Hari Kasus Novel Baswedan di Gedung KPK

Dewi Sari - 27/12/2019 20:09

Beritacenter.COM - Bareskrim Mabes Polri berhasil menangkap dua orang pelaku terduga penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Mengingat kasus itu sudah terbongkar, nampak tidak terlihat jam penghitung waktu kasus Novel Baswedan yang sebelumnya berada di depan lobi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat, 27 Desember 2019.

Sebelumnya, jam tersebut berada di sisi kanan pintu masuk gedung KPK, jam itu dipasang untuk menunjukkan sudah berapa lama waktu kasus penyiraman air keras tak kunjung terungkap.

Jam itu berupa layar televisi yang menampilkan angka berapa lama kasus ini tak juga terungkap. Wadah Pegawai KPK menginisiasi pemasangan jam itu saat peringatan 700 hari kasus Novel, 12 Maret 2019.

Dulu, di depan jam itu terparkir tiga sepeda, salah satunya berasal dari mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Tiga sepeda itu akan diberikan kepada orang yang bisa menyebutkan siapa pelaku penyerang Novel.

Jam itu sempat rusak, namun kemudian diperbaiki pada 19 Desember 2019. Terakhir kali jam itu menunjukkan 982 hari 18 jam. Saut Situmorang yang kala itu hadir mengatakan jam itu dipasang untuk mengingatkan soal kewajiban menuntaskan kasus Novel.

"Ya sekali lagi, buat kita semua ini kewajiban internasional, kewajiban nasional, kewajiban KPK untuk menjaga semua orang yang berada di lini depan wilayah pemberantasan korupsi, karena korupsi menyengsarakan, korupsi merugikan. Korupsi bisa melumpuhkan negara," kata Saut.

Namun, jam dan sepeda itu kini sudah tak ada lagi di hari kedua setelah pelantikan pimpinan KPK baru. Firli Bahuri, Lilik Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, Alexander Marwata dan Nurul Ghufron dilantik pada 20 Desember 2019.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA