Tuesday, 20 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Puluhan Rumah Rusak, 3 Kecamatan di Blitar Diterjang Hujan Es Disertai Angin Kencang

Aisyah Isyana - 19/12/2019 22:53

Beritacenter.COM - Fenomena hujan es disertai angin kencang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Terjangan hujan es dan angin kencang membuat puluhan pohon tumbang dan puluhan atap rumah warga terdampak rusak bertebangan.

Adapula rumah warga yang rusak tertimpa pohon tumbang. Meski begitu, tak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materil rumah warga yang rusak mencapai puluhan juta. Rata-rata rumah warga rusak cukup parah dibagian atap rumahnya.

Baca juga :

Adapun tiga kecamatan yang terdampak yakni, Kecamatan Doko, Kesamben, dan Sutojayan. Lokasi terparah yakni di Kecamatan Kesamben, dimana kerusakan melanda 21 rumah, dua warung, satu masjid dan dua kandang ternak. Angin kencang juga disebut menerjang Dusun Sumberkalong dan Dusun Randuasri Desa Tepas.

"Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB dengan kerusakan di Dusun Randuasri itu ada 12 rumah rusak. Sementara di Dusun Sumberkalong ada 9 rumah rusak, satu masjid, dua warung sama dua kandang. Semua bagian atapnya terbang terbawa angin," kata staf BPBD Kabupaten Blitar, Lukman saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (19/12/2019).

Sementara fenomena hujan es disebut terjadi di tiga desa, yakni Desa Jegu Kecamatan Talun, Desa Sawahan Kecamatan Kanigoro dan Desa Jingglong dan Pandanarum Kecamatan Sutojayan. Namun hanya satu rumah dilaporkan rusak karena atap galvalumnya roboh.

"Yang di Desa Slorok Kecamatan Doko, juga satu rumah bagian dapur dilaporkan tertimpa pohon roboh. Tidak ada korban jiwa tapi kerusakannya cukup parah," jelasnya.

Sejauh ini, petugas gabungan masih terus melalukan assesment. Terutama membersihkan batang-batang pohon yang melintang di jalan desa.

"Seluruh warga masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati pada musim penghujan. Karena ramalan cuaca besok masih dalam kelembaban 95 persen dengan kecepatan angin 10 sampai 20 kilometer per jam," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA