Tuesday, 28 Jan 2020
Temukan Kami di :
News

Polri soal Kasus Sukmawati-Gus Muwafiq : Tetap Berjalan, Masih Diselidiki

Aisyah Isyana - 13/12/2019 20:55

Beritacenter.COM - Polri angkat bicaara soal tuntutan massa PA 212 dan FPI yang berunjuk rasa di depan Mabes Polri, menutut penegakan hukum terhadap Sukmawati Soekarnoputri dan Gus Muwafiq. Polri menyebut kedua kasus itu masih dalam penyelidikan pihaknya.

"Ya tentunya kan masih diselidiki dulu, semua laporan diselidiki, dikonfirmasi ke pelapornya, dimintai keterangan saksi-saksinya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono kepada detikcom, Jumat (13/12/2019).

Baca juga :

Argo menyebut penyidik akan melakukan gelar perkara setelah serangkaian pemeriksaan saksi dan berkas rampung dilakukan. Argo memastikan semua kasus akan ditangani secara profesional dan sesuai prosedur.

"Nanti digelarkan, semuanya. Setelah semua (proses pemeriksaan), kan sudah pasti sesuai SOP," ucap Argo.

Untuk itu, dia memastikan jika kasus masih tetap berjalan. "Jadi tetap berjalan, masih berjalan," sambung dia.

Untuk diketahui, massa demo di depan Mabes Polri sebelumnya sempat mendesak polisi untuk segera menuntaskan proses hukum terhadap Sukmawati Soekarnoputri dan Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq). PA 212 menyebut polisi harus menegakkan hukum secara adil.

"Oleh sebab itu, kami meminta aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum seadil-adilnya karena dilaporkan di polres, di kantor-kantor polisi ini supaya untuk ditegakkan hukum secara adil supaya diproses," ujar Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) PA 212 Fikri Bareno di lokasi, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam hal ini, Fikri mengisyaratkan jika pihaknya akan menggelar aksi-aksi lainnya jika polisi tak merespon pelaporan terhadap keduanya. Dia menyebut aksi demo sudah menjadi hak warga negara untuk menyuarakan aspirasinya.

"Iya kalau tidak proses kami meminta ditegakkan hukum seadil-adilnya, kami akan datangi lagi kantor penegak hukum ini. Selama Islam, agama kami, dinodai, kami tidak akan berhenti untuk melakukan protes ini secara konstitusional," katanya.




Berita Lainnya

KPK Periksa Dirut Waskita Beton Precast

28/01/2020 11:43 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA