Wednesday, 08 Jul 2020
Temukan Kami di :
Opini

Si Dungu Rocky Gerung "Mengaku Faham Pancasila"

Indah Pratiwi Budi - 11/12/2019 17:29

Ia menuduh Presiden Jokowi tak faham Pancasila. Kata Jokowi rakyat tahu Jokowi lah yang Faham Pancasila. Begitu adanya narasi Medsos belakangan ini.

Kang Mat sudah seminggu lebih hilang dari Pakandangan. Usaha ternak kambingnya sedang masalah dengan kemarau panjang yang belum turun hujan dan anak buah yang menjelang putus asa. Ia kemarin mengirim tulisan lewat WA.

Kang Mat :
Mohon maaf belum bisa hadir bersama di Pakandangan. Tapi saya dengar antum terus menjalankan kajian filsafat Pancasila. Belakangan saling tuding antara Rocky Gerung dan Presiden Jokowi soal siapa yang faham Pancasila.

Gerung seorang Kantian. Mazhab filsafat yang dianutnya kritisisme bentukan filsuf Jerman Imanuel Kant. Semua perlu dikritik agar tidak stagnasi, walau tak harus ada solusi. Bagi Gerung kritik itu hanya menunjukan disini lho ada kekurangan, masalah solusianya ya cari ahlinya. Begitu kira-kira.

Buzer penguasa memang lelah dengan Gerung. Untuk kelas Indonesia ia pernah dosen filsafat di UI (Universitas Icikibung). Ia bisa santai di ILC mempermainkan logika lawannya dengan mugholathoh dan jadal tambah penguasaan filsafat. Yang lain bisanya emosi.

Klaim Gerung telah menulis katanya di Majalah Prisma tentang Pancasila yang sila-silanya saling kontradiktif, itu karena dia lihat laut sambil nungging. Kapal laut jadi nampak terbalik. Gerung melihat sila pertama itu menghadap ke langit, bukan dengan sambil sujud ke bumi. Makanya ia lihat langit dengan dualisme.

Gerung juga melihat sila kedua dengan pandangan humanisme. Manusia sebagai manusia. Filsuf Muhammad Siraji melihat filsafatnya sebagai proses penyempurnaan jiwa manusia melalui memakrifati hakikat segala sesuatu sebagaimana adanya dia. Yang didalamnya segala tatanan mafhum wujud ditelisik sampai sembilan jilid Al Asfar.

Barat melihat segala sesuatu terpisah dengan isme-isme. Gerung melihat Islam dengan Islamisme. Soekarno juga salah menyandingkan Nasionalisme, Komunisme dengan Islamisme. Islam tak bisa dikatakan Islamisme. Karena wahyu adalah firman dari Tuhan Maha Sempurna yang tentu saja kalamnya juga sempurna. Kesempurnaan ini tak dapat terjangkau oleh akal manusia.

Kecuali diajarkan nabi atau pengganti nabi berkapabilitas. Masalah terjadi ketika orang-orang baru belajar sudah duduk jadi pembuat fatwa. Memakrifati hakikat adalah belajar dari mulai bayi sampai mati, itu kewajiban seorang muslim. Agar Tuhan yang disembah adalah yang telah dimakrifati, sekecil apapun kadar makrifat yang dimiliki masing-masing penyembah. Manusia yang makrifat Ilahinya paling sempurna para nabi.

Seharusnya belajar hakikat Pancasila bagi bangsa Indonesia juga tak ada ujungnya. Karena dalam Pancasila ada ketuhanan yang maha esa. Bagaimana bangsa Indonesia seumur hidup terus memakrifati Tuhan yang maha esa. Yang merasa sudah makrifat Tuhan yang maha esa dan yang merasa sudah faham, pasti ia tipu.

Gerung juga bilang keadilan sosial itu bisa ada di marxisme, di kapitalisme, dalam Islamisme. Dia betul jika sila kelima itu tidak diletakan di filsafat praktek. Sila kelima itu pengejawantahan dari empat sila yang berupa teori. Lima sila itu satu kesatuan yang utuh filsafat Pancasila teori sekaligus praktek.

Kalau dengan filsafat Barat sila pertama tidak akan bisa terbongkar. Karena filsafat Barat berlandas pada materialisme, empirisisme, positifisme, skeptisisme dan pragmatisme. Sila kedua juga tidak akan terbongkar sisi batin manusianya. Paling pol hanya sisi antripologis dan psikologisnya saja.

Wasalam Wahyu Hikmat Zaki
(Kang Mat)

Pace Yaklep : Pada kemana yang lain cuma ada kamu saja Bong.

Bung Cebong :
Urus tagihan akhir tahun mangkali.

Angkringan filsafat pancasila

Sumber : Status Facebook Abdul Munib




Berita Lainnya

CURUT KOK NGAREP JADI MENTERI

08/07/2020 02:30 - Indah Pratiwi Budi

INI ADA LAGI GELANDANGAN POLITIK NGAREP JADI MENTERI

07/07/2020 05:16 - Indah Pratiwi Budi

JOKOWI Akan Menyusul Jejak Dua Presiden Ini....

07/07/2020 01:46 - Indah Pratiwi

Ini memang salah Jokowi

05/07/2020 09:23 - Indah Pratiwi Budi

SUSAHNYA JADI SEORANG JOKOWI

05/07/2020 04:13 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA