Wednesday, 08 Jul 2020
Temukan Kami di :
News

82 Kg sabu dan Ratusan Ribu Pil Ekstasi Dimusnahkan BNN

Dewi Sari - 09/12/2019 12:53

Beritacenter.COM - Sebanyak 82 kilogram sabu dan 107.803 pil ekstasi dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Penyitaan barang haram itu diambil dari para sindikat narkotika pada periode September hingga November 2019.

"Seluruh barang bukti yang dimusnahkan berasal dari enam pengungkapan kasus yang dilakukan BNN pada September sampai November 2019," kata Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko di Lapangan Parkir BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (9/12/2019).

Pemusnahan barang haram itu berdasarkan dari beberapa kasus, yang pertama adalah penyelundupan 10.000 gram sabu oleh jaringan Malaysia-Medan. Dalam kasus ini tiga tersangka diamankan pada Sabtu (28/9) di Jalan Raya Paya, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

"Tiga tersangka yaitu WT alias Ibnu, MR dan AJ. Sabu disembunyikan oleh tsk di jok tengah mobil," ujar Heru.

Selanjutnya, kasus pengiriman narkotika dengan tersangka berinisal D mengirim barang haram itu ke lapas Klas IIB Langsa, Aceh. Dalam kasus ini, petugas BNN mengamankan NK, istri D.

"Senin, 7 Oktober 2019, tersangka diamankan setelah dilakukan penyelidikan adanya pengiriman narkotika dari Malaysia ke perairan Aceh Timur dengan menggunakan boat (kapal). Setelah mengamankan tersangka D, petugas juga mengamankan istri tersangka yaitu NK dan menyita 19.528 gram sabu yang disimpan di rumahnya, di dusun Petuah Amin, Kabupaten Aceh Timur," jelas Heru.

Kasus yang ketiga BNN berhasil mengungkap penyelundupan sabu dan ekstasi lewat Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Sabu tersebut berasal dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri).

"BNN Provinsi DKI Jakarta menyita 14.804 gram sabu dan 27.937 butir ekstasi dari tangan dua orang tersangka pada Rabu, 23 oktober 2019. Kedua tersangka berisinial YW alias Yoyok dan AS, ditangkap petugas di Jalan Kali Besar Barat, Tambora, Jakarta Barat," terang Heru.

Masih kata Heru, pengungkapan lainnya terjadi di Ulee Blang, Idi Rayeuk, Aceh Timur dengan barang bukti 37.735 gram sabu dan 80.000 butir ekstasi. Pengungkapan terjadi pada 23 oktober 2019.

"Para pelaku berisinial SK, J dan SA sempat melarikan diri pada saat penyergapan, kemudian ditangkap petugas esok harinya di Aceh Timur. Pelaku SK alias SON diketahui berperan dalam menjemput narkotika di tengah laut dengan menggunakan perahu," sebut Heru.

Heru mengatakan pengungkapan kasus pengiriman sabu melibatkan warga negara asing asal Afrika berinisal F. Kasus ini berhasil terungkap dari Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno Hatta.

"Adanya kiriman paket dari luar negeri yang diduga berisi narkotika. Petugas BNN selanjutnya melakukan koordinasi dengan Kantor Pos Pademangan Timur. Paket tersebut dikirim dari India dengan alamat penerima di Jalan Kapuk Kamal Raya No.62C Jakarta Utara," jelas Heru.

"Kemudian petugas BNN mengamankan seorang wanita berisial A, sesaat setelah mengambil paket tersebut dari Kantor Pos Pademangan Timur. Barang bukti berupa 554,5 gram sabu, waktu penangkapan Selasa (12/11), sekitar pukul 12.20 WlB," sambung dia.

Dalam pemusnahaan itu turut hadir, anggota Komisi III DPR Ichsan Soelistyo dan Habiburokhman, serta jaksa Putri Ayu yang merupakan perwakilan dari Kejaksaan Agung.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA