Wednesday, 22 Jan 2020
Temukan Kami di :
News

Polri soal Kasus Jafar Shodiq: Tak Ada Kriminalisasi Ulama, Semua Secara Profesional!

Aisyah Isyana - 06/12/2019 10:15

Beritacenter.COM - Polri membantah adanya tudingan kriminalisasi dalam kasus Habib Jafar Shodiq. Polri memastikan pihaknya telah melakukan proses hukun secara profesioal di kasus Habib Jafar yang disebut menghina Wapres Ma'ruf Amin.

"Semua dilakukan secara profesional, tidak ada kriminalisasi ulama," tegas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono, kepada wartawan, Kamis (5/12/2019) malam.

Baca juga :

Dalam kasus ini, Argo menyebut pihaknya mengantongi alat bukti yang cukup untuk menjerat Jafar Shodiq sebagai tersangka. Adapun alat bukti yang dimaksud yakni, adanya laporan polisi, keterangan saksi dan video ceramah.

"Minimal dua alat bukti (untuk menersangkakan). (Alat bukti) Laporan, keterangan saksi, video ceramah," ujar Argo.

Sebelumnya, beredar video ceramah Jafar Shodiq di media sosial. Dalam ceramahnya, Jafar awalnya berbicara mengenai sebuah riwayat pada zaman Nabi Musa. Kala itu, Jafar menyebut ada seseorang yang belajar ilmu agama tapi ilmu tersebut digunakan untuk mengejar urusan dunia. Atas hal itu, menurut Jafar, Allah SWT menjadikan orang tersebut sebagai babi.

Menurutnya, Nabi Musa yang kaget akan hal itu lantas berdoa kepada Allah agar babi itu dapat dikembalikan menjadi manusia. Dari situ, barulah Jafar menyinggung ustaz-ustaz bayaran di era sekarang. Dia juga bertanya kepada jemaah mengenai sosok Ma'ruf Amin.

"Maka kalau ada zaman ustaz-ustaz sekarang andai kata ada ustaz-ustaz bayaran, ada ustaz-ustaz target yang di zaman Nabi Muhammad SAW, hidup di zaman Nabi Musa AS sudah berubah menjadi seekor babi," ujar Jafar.

"Berarti ustaz-ustaz bayaran apa? (Dijawab jemaah: babi). Apa? (Babi). Apa? (Babi). Saya tanya Ma'ruf Amin babi bukan? (Dijawab jemaah: babi). Babi bukan? (Babi)," kata Jafar disambut teriakan jemaah.

Tak lama setelah beredarnya video itu, Jafar Shodiq kemudian ditangkap polisi. Sekjen Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi), Novel Bamukmin, menuding proses hukum terhadap Jafar kriminalisasi ulama.

"Penangkapan ini diduga bermuatan politis dan diduga juga kriminalisasi ulama. Karena di saat umat Islam fokus dengan kasus yang diduga penistaan agama yang dilakukan oleh Sukmawati dan Muwafiq yang tidak ditangkap oleh pihak kepolisian yang diduga MUI pun bermain," kata Sekjen Korlabi Novel Bamukmin, Kamis (5/12)




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA