Sunday, 09 Aug 2020
Temukan Kami di :
Kesehatan

Depok Terdeteksi Virus Hepatitis A, Kemenkes Minta Kota Jakarta Waspada

Indah Pratiwi - 05/12/2019 05:07

Beritacenter.COM - Virus Hepatitis A mulai terdeteksi di wilayah Depok sehingga membuat Kementrian Kesehatan(Kemenkes) mengimbau Jakarta hingga Bekasi untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pasca Depok menyandang status kejadian luar biasa (KLB) karena wabah virus Hepatitis A, kini Kementerian Kesehatan RI memperingati kota-kota tetangganya seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi untuk waspada lantaran virus tersebut mudah sekali menyebar.

"Warga Jakarta dan Bekasi juga harus berhati-hati karena area ini berpotensi terjangkit," ujar Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI dr. Anung Sugihantono, M.Kes saat konferensi pers di Kemenkes RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Dia menghimbau agar masyarakat menerapkan pola hidup besih, seperti mencuci sayur dan buah menggunakan air bersih untuk membasmi kuman E-Colli yang bisa memicu penularan virus ini.

"Antisipasi bagi masyarakat, saya minta dinas masyarakat berikan penyuluhan perilaku hidup sehat ini. Misalnya sekalipun di sebelah saya hepatitis, tapi ketika melakukan perilaku yang bersih dan hidup sehat nggak akan menular, sendok yang dipakai dicuci yang benar nggak akan menular, kalau benar-benar melakukan itu," papar Anung.

Pihaknya, kata dia, kasus hepatitis A kali ini sempat kecolongan, karena informasi yang diterima Kemenkes cukup terlambat. Hal ini terjadi virus Hepatitis A ditemukan pada 12 November, seharusnya selambat-lambatnya pada 14 November Kemenkes sudah mendapat laporan. Akan tetapi sayangnya pada 21 November 2019 baru menerima laporan tersebut.

"Itu kan harusnya paling lambat ya tanggal 14 sudah sampai kesini, 12 November harusnya 1x 24 jam di kabupaten, dari kabupaten ke provinsi ke kita, jadi satu kesatuan besar," tuturnya.

"Tapi kalau ini penyakit tertentu harus 24 jam sampai ke tempat kita, ini juga diminta bapak menteri untuk sistem kewaspadaan ini kemudian muncul dalam satu kesatuan," tutupnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA