Friday, 04 Dec 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Tanggapi Pengakuan Habib Rizieq Shihab, Menkumham : Tidak Ada Sama Sekali Pencekalan

Baharuddin Kamal - 04/12/2019 18:15

BeritaCenter.COM - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly angkat bicara terkait pengakuan Habib Rizieq Shihab dalam sebuah vidio teleconference yang mengaku dirinya dihalang-halangi pulang ke Indonesia. Yasonna tegaskan, pemerintah Indonesia tidak pernah melakukan pencekalan terhadap warga negara Indonesia, termasuk dengan orang nomor satu di Front Pembela Islam (FPI) itu.

"Enggak ada pencekalan itu, di Indonesia enggak ada upaya seperti itu," tegas Yasona, saat berkunjung ke Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (4/12/2019).

Menurut Yasonna, pemerintahan tidak dapat melakukan atau menghalangi warga negara Indonesia untuk masuk atau kembali ke negaranya.

"Setiap warga negara, ya tidak dapat dihalangi untuk masuk ke negaranya," ujar dia.

Terkait dengan itupun, ia mengatakan pemerintah tidak akan melakukan upaya apapun untuk mencekal Habib Rizieq.

"Tidak ada sama sekali (pencekalan)," pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan, dalam Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq menyampaikan sambutan melalui videonya. Dalam kesempatan itu, Rizieq menyampaikan soal pencekalan terhadap dirinya. Dia menegaskan, dirinya belum bisa pulang ke Indonesia karena masih ada pencekalan dari pemerintah Arab Saudi.

"Saya meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta reuni akbar, yang sampai saat ini saya belum bisa hadir bersama karena saya masih dicekal oleh pemerintah Saudi, dengan alasan keamanan atas permintaan dari pemerintah Indonesia. Karena itu, akhiri segala kebohongan di tengah kehidupan berbangsa," kata Rizieq dalam video yang diputar saat Reuni 212.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA