Wednesday, 15 Jul 2020
Temukan Kami di :
News

Jejak Harimau di Kampar Riau Disandingkan dengan Foto Korban, BBKSDA: Itu Hoax!

Saya juga terima broadcast yang isinya keterangan korban jiwa pascakemunculan tapak harimau di Kampar. Sekaligus fotonya korban dengan kondisi kepala hilang. Itu semuanya hoax

Aisyah Isyana - 04/12/2019 08:11

Beritacenter.COM - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memastikan jika beredarnya foto korban jiwa yang dikaitkan dengan kemunculan tapak harimau di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, sebagai hoax alias bohong.

"Saya juga terima broadcast yang isinya keterangan korban jiwa pascakemunculan tapak harimau di Kampar. Sekaligus fotonya korban dengan kondisi kepala hilang. Itu semuanya hoax," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, kepada wartawan, Rabu (3/12/2019).

Baca juga : Berkebun Jauh dari Perkampungan, Warga OKU Tewas Diterkam Beruang Madu

Menurutnya, prihal beredarnya foto korban tewas sendiri merupakan foto lama saat kejadian Mei 2019 lalu. "Korbannya atas nama Hasibuan. Kejadiannya ada di Sumut, jadi tidak benar kalau foto yang beredar itu kejadiannya di Desa Karya Indah," ujar Haryono.

Sementara soal kemunculan tapak harimau di Desa Karya Inddah yang berbataasan dengan Pekanbaru, disebut Haryono hanya sebatas melintasnya satwa yang dilindungi itu didaerah tersebut. Dia kembali menegaskan bahwa kabar adanya korban jiwa seperti halnya yang beredar sama sekali tidak benar.

"Jadi sama sekali tidak benar ada korban jiwa di lokasi itu sebagaimana yang ramai di medsos. Saya heran, kenapa masih ada orang-orang yang membuat keresahan di masyarakat," kata Haryono.

Haryono menambahkan, sebanyak 14 petugas BBKSDA telah diterjunkan ke lokasi guna mengedukasi masyakarat. "Kami lakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak terjadi konflik. Memang harus tetap waspada pascamelintasnya harimau di desa itu," ujar Haryono.

Setelah dilakukan penelusurah oleh tim yang diterjunkan di lapangan, tapak harimau liar itu sudah mengarah ke hutan raya (Tahura) Sultan Syarif Kasim. Dia menyebut harimau liar itu diperkirakan sudah kembali ke habitatnya.

"Dari jejak kakinya yang ditelusuri tim di lokasi, harimau tersebut sudah mengarah ke Tahura," tegasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA