Friday, 13 Dec 2019
Temukan Kami di :
News

PPP: Isu Presiden 3 Periode Diembuskan Pihak Pencari Sensasi, Wajar Jokowi Marah

Dengan sikap tegas Jokowi menunjukkan bahwa tidak ada lagi asumsi-asumsi yang menghubungkan wacana tersebut dengan Jokowi. Bahwa sampai di sini clear, isu tersebut diembuskan pihak-pihak yang mencari sensasi

Aisyah Isyana - 03/12/2019 12:30

Beritacenter.COM - Kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait adanya usulan soal penambahan masa jabatan, dinilai PPP sebagai sesuatu yang wajar. Pasalnya, PPP menyebut bergulirnya wancana itu seolah-olah dibuat untuk kepentingan Jokowi.

"Kami menilai wajar Jokowi marah karena seolah-olah isu tersebut bergulir untuk kepentingan Jokowi," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi kepada wartawan, Selasa (3/12/2019).

Baca juga :

Untuk itu, Achmad menilai jika langkah Jokowi dalam menolak usulan itu sudah sangat tepat. Pria yang karib disapa Awiek ini menyebut sikap Jokowi dengan tegas menolak usulan itu telah menunjukkan bahwa dirinya tak terkait dengan wacana-wacana yang digulirkan.

"Dengan sikap tegas Jokowi menunjukkan bahwa tidak ada lagi asumsi-asumsi yang menghubungkan wacana tersebut dengan Jokowi. Bahwa sampai di sini clear, isu tersebut diembuskan pihak-pihak yang mencari sensasi," tuturnya.

Awiek memastikan jika PPP sepakat dengan Jokowi yang menolak tegas adanya wacana tersebut. Menurutnya, penambahan masa jabatan presiden 3 periode akan memundurkan demokrasi di Indonesia.

"Sedari awal PPP menolak masa jabatan 3 periode karena pembatasan masa jabatan itu dibuat dengan semangat reformasi, agar kekuasaan dibatasi cukup dua periode. Hal itu sebagai kritik terhadap praktik selama orde baru yang berkuasa 32 tahun," kata Awiek.

Sekedar diketahui, Presiden Jokowi angkat suara soal wacana massa jabatan presiden 3 periode ditengah rencana amandemen UUD 1945. Jokowi menilai pihak yang memunculkan wancana itu hanya ingin cari muka kepadanya.

"Ada yang ngomong presiden dipilih 3 periode, itu ada 3. Ingin menampar muka saya, ingin cari muka, padahal saya punya muka. Ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja, sudah saya sampaikan," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (2/12).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA