Friday, 13 Dec 2019
Temukan Kami di :
News

PD Soal Presiden 3 Periode: Tak Perlu 'Menjilat' Jokowi dengan Usulan yang Tidak-tidak

Menurut hemat saya, tidak perlu ada pihak-pihak yang ingin mengambil hati bahkan ingin menjilat presiden lalu mengusulkan yang tidak-tidak, yang bertentangan dengan semangat reformasi, keinginan rakyat ini. sangat tidak dapat dibenarkan di negara demokrasi

Aisyah Isyana - 03/12/2019 11:51

Beritacenter.COM - Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dengan tegas menolak usulan jabatan presiden 3 periode, mendapat apresiasi dari Partai Demokrat (PD). Dalam hal ini, Demokrat menilai sikap Jokowi menolak usulan itu adalah langkah yang tepat.

"Saya rasa sudah sikap benar beliau, dengan beliau menolak itu sikap yang benar," kata Wasekjen Demokrat Didi Irawadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Didi mengaku sepakat dengan Jokowi soal pihak yang memunculkan wacana masa jabatan presiden 3 periode, hanya pihak yang ingin cari muka. Dia mengimbau agar pihak-pihak itu tak menjilat 'Jokowi', terlebih mengusulkan hal-hal yang bertentangan dengan semangat reformasi dan berpotensi merusak tatanan demokrasi.

Baca juga : 

"Menurut hemat saya, tidak perlu ada pihak-pihak yang ingin mengambil hati bahkan ingin menjilat presiden lalu mengusulkan yang tidak-tidak, yang bertentangan dengan semangat reformasi, keinginan rakyat ini. sangat tidak dapat dibenarkan di negara demokrasi," tuturnya.

Adanya usulan masa jabatan presiden 3 periode, dinilai Didi rentan berpotensi memiliki agenda terselebung. Agenda terselubung itu salah satunya upaya melanggengkan kekuasaan.

Untuk itu, Didi menegaskan jika partainya menolak dengan tegas adanya wacana tersebut. Anggota Komisi XI itu menyebut wacana penambahan masa jabatan presiden justru akan memundurkan semangat demokrasi..

"Apalagi sekarang reformasi 20 tahun, harusnya bukan malah mundur dalam semangat berdemokrasi, bukannya kita mundur ke zaman kegelapan, sudah belajar kita di demokrasi terpimpin orde lama bagaimana jatuhnya pemerintahan karena demokrasi terpimpin 22 tahun saat itu ya. Zaman Orde Baru 32 tahun kekuasaan dipertahankan dengan tidak perduli semangat aspirasi rakyat," kata Didi.

Sekedar diketahui, Presiden Jokowi angkat suara soal wacana massa jabatan presiden 3 periode ditengah rencana amandemen UUD 1945. Jokowi menilai pihak yang memunculkan wancana itu hanya ingin cari muka kepadanya.

"Ada yang ngomong presiden dipilih 3 periode, itu ada 3. Ingin menampar muka saya, ingin cari muka, padahal saya punya muka. Ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja, sudah saya sampaikan," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (2/12).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA