Friday, 13 Dec 2019
Temukan Kami di :
News

KPK Periksa 6 Pejabat Pertamina Terkait Suap Mafia Migas

Dewi Sari - 03/12/2019 11:10

Beritacenter.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa enam mantan pejabat PT Pertamina sebagai saksi terkait kasus dugaan suap perdagangan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Energy Services (PES)‎.

Keenam saksi yang dipanggil untuk diperiksa yakni, Staff Utama Integrated Supply Chain PT Pertamina, Sani Dinar Saifuddin; Asisten Manajer Petrochemical Fungsi Marketing and Trading PT Pertamina, Retno Wahyuningsih; dan Mantan Senior Trade Crude PES, Nurdin M Prayitno.

Kemudian, Analyst Light Distilates Trading Integrated Supply Chain PT Pertamina, Edward Corne; Staff Utama pada Direktorat Pengolahan PT Pertamina, Mulyono; serta Mantan Head of Trading PES, Agus Bachtiar. Mereka akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Bambang Irianto (BI).

"Mereka diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka BI," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Selassa (3/11/2019).

Dalam kasus ini, Bambang diduga telah menerima suap sebanyak USD2,9 juta dari perusahaan SIAM Group Holding Ltd yang berkedudukan hukum di British Virgin Island. Suap idut diberikan pada periode 2010 - 2013 untuk membantu Kernel Oil dalam perdagangan minyak mentah dan produk kilang kepada PES.

‎KPK sendiri baru menetapkan satu tersangka dalam kasus ini yaitu, Bambang Irianto. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services Pte. Ltd (PES) selaku subsidiary company PT. Pertamina (Persero).

Bambang Irianto dijerat dengan pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA