Saturday, 14 Dec 2019
Temukan Kami di :
Kesehatan

Kamu Sering Terbang? Ketahui 3 Resiko Gangguan Kesehatan Ini

Aisyah Isyana - 29/11/2019 02:12

Beritacenter.COM - Orang-orang yang kerap melakukan perjalanan udara, berpotensi mendapat gangguan kesehatan. Salah satu dampak negatif yang kerap dialami orang yang sering terbang yakni mengalami jet lag.

Jet lag terjadi lantaran seseorang berpindah ke tempat dengan zona waktu yang berbeda. Alhasil, hal itu kerap kali membuat ritme sirkadian tubuh dan jam internal berubah. Jet lag berimbas ganggung kesehatan bagi orang yang terdampak.

Beberapa masalah yang muncul saat jet lag yakni, orang akan sulit tidur dan merasa lelah. Selain itu, seseorang juga akan mengalami kecemasan, sakit kepala, mual, hingga masalah perut. Tak hanya itu, ternyata perjalanan udara juga memiliki efek buruk lainnya.

Orang-orang yang kerap berpergian melalui jalur udara, rentan mengalami masalah kesehatan, mulai dari yang cukup ringan hingga yang parah. Dilansir dari Medical Daily, berikut sejumlah masalah kesehatan yang rentan dialami mereka yang sering berpergian.

Stres

Kondisi bandara yang serba ramai dan kacau, kursi penumpang yang terlalu sempit, penerbangan yang terlalu lama, serta kondisi berisik di sekitar bisa meningkatkan stres yang kamu alami. Perubahan tekanan udara yang terjadi ketika landing dan takeoff juga bisa menjadi penyebab stres.

Sejumlah masalah kesehatan tersebut bisa kamu alami ketika terlalu sering atau lama menjalani perjalanan udara. Pastikan untuk melakukan sejumlah hal agar masalah tersebut tidak mengganggu kesenanganmu di perjalanan.

Trombosis Vena

Trombois vena atau penggumpalan darah pada pembuluh vena bisa terjadi karena kurang gerak dan duduk terlalu lama. Hal ini rentan dialami oleh mereka yang berpergian dalam jarak panjang baik menggunakan pesawat, mobil, atau kereta.

Trombosis vena muncul ketika terbentuknya penggumpalan darah terjadi pada pembuluh di kaki. Hal ini terjadi karena kurangnya gerak serta kondisi dehidrasi yang terjadi saat terbang.

Gejala umum dari trombosis vena ini termasuk rasa sakit, nyeri, bengkak, serta rasa menekan di kaki terutama betis. Untuk mengatasinya, sering-sering berdiri dan berjalan setiap jam. Selain itu jangan lupa juga penuhi asupan air di dalam tubuh.

Infeksi Virus

Berada di sebuah ruang sempit dengan orang lain bisa meningkatkan risikomu mengalami infeksi virus seperti demam atau flu. Penumpang bisa menyebarkan virus ini melalui batuk, bersin, atau sentuhan dengan permukaan yang terkontaminasi seperti armrest atau meja.

Sejumlah cara bisa kamu lakukan untuk menghindari hal ini. Kamu bisa menggunakan hand sanitizer atau lap pembersih serta menggunakan masker wajah selama penerbangan.




Berita Lainnya

Bahaya! Kondom Disebut Tak Ampun Cegah HIV

13/12/2019 08:23 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA