Saturday, 14 Dec 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Mochtar Riady Buka Mulut Terkait Isu Dijualnya Saham OVO

Mochtar juga menyebutkan jika Lippo Group sebagai salah satu investor utama OVO hanya menjual dua per tiga sahamnya dari dompet digital tersebut dan tidak sepenuhnya akan dijual.

Sari Intan Putri - 28/11/2019 13:12

Beritacenter.COM - Mochtar Riady selaku pendiri Lippo Group menyebutkan jika isu beredar terkait keluarnya Lippo Group dari OVO adalah sesuatu yang tak sepenuhnya benar.

Mochtar juga menyebutkan jika Lippo Group sebagai salah satu investor utama OVO hanya menjual dua per tiga sahamnya dari dompet digital tersebut dan tidak sepenuhnya akan dijual.

"Bukan melepas, adalah kita menjual sebagian. Sekarang, kita mungkin tinggal 30 sekian persen. Sepertiga, dua per tiga kita jual," kata Mochtar.

Lebih lanjut Mochtar juga mengungkapkan jika alasan mendasar yang menyebabkan Lippo Group harus menjual dua per tiga sahamnya tersebut. Katanya, Lippo Group merasa berat dengan model bisnis OVO yang hanya bakar uang.

"OVO-nya terus bakar uang, bagaimana kita kuat," tegas dia.

Istilah bakar uang, memang sering terdengar di tengah perusahaan rintisan atau startup. Istilah tersebut biasanya terkait model bisnis yang menggelontorkan uang dalam jumlah besar untuk proses pengembangan bisnis seperti untuk pemasaran dan akuisis pasar.




Berita Lainnya

Sepeda Brompton Diwajibkan untuk Lapor SPT Pajak?

10/12/2019 16:13 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA