Wednesday, 22 Jan 2020
Temukan Kami di :

Bongkar Praktik Judi Koprok di Jaksel-Jakbar, 23 Pria Paruh Baya Dibekuk Polisi

Aisyah Isyana - 22/11/2019 21:09

Beritacenter.COM - Praktik judi koprok di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, berhasil dibongkar Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dari pengukapan itu, polisi mengamankan 23 tersangka yang mayoritas pria paruh baya.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas praktik judi di lokasi, Dari laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Laporan kasus itu diterima polisi pada awal November lalu, hingga akhirnya berhasil diungkap saat ini.

"Yang pertama pada tanggal 17 November lalu berhasil amankan 7 pelaku judi di daerah Tambora, Jakarta Barat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Yusri mengatakan, pihaknya menyita sejumlah alat bukti dari penangkapan para tersangka di wilayah Tambora Jakbar. Barang bukti yang disita yakni, alat permainan judi koprok, ponsel hingga uang sebesar Rp 474 ribu. Masih ada 1 orang yang masih diburu polisi.

"Kemudian tanggal 20 November di Kembangan, ada 16 tersangka yang diamankan di daerah Setia Budi tepatnya di Jalan Karet, Setia Budi, Jaksel. Ini berdasarkan laporan masyarakat dan meresahkan masyarakat," ujar Yusri.

Polisi menyita uang Rp8.780.000 ribu dan alat judi koprok dari penggerebekan tersebut. Saat diperiksa, para tersangka mengaku baru sehari ikut bermain judi ditempat tersebut.

Sementara satu tersangak yang diketahui sebagai bandar judi di Jakbar, mengaku mendapat uang Rp2-3 juta dalam satu malam bermain judi. Polisi masih melakukan pengembangan terkait kemungkinan ada atau tidaknya bos besar di praktik Judi Jakbar-Jaksel tersebut.

"Ini masih kita dalami semuanya apa ada oknum lain atau orang lain masih kita dalami. Ada pengakuan baru malam hari main dan ditangkap tapi kita selidiki sudah lama. Jadi ini main sudah lama. Kita masih terus selidiki, kita dalami terus apakah ada bandar dari bandar tersebut," jelas Yusri.

Yusri menambahkan, para tersangka yang diamankan pihaknya mayoritas sudah berumur sekitar 50 tahun. Para tersangka terancam dikenakan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

"Ini rata-rata ini pelaku (umurnya) di atas 40-an tahun. Bandarnya umurnya 50-an," pungkas Yusri.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA