Monday, 25 May 2020
Temukan Kami di :
News

Geledah Rumah di Gunungkidul, Densus 88 Berhasil Amankan Bom Panci

Sunarto mengungkapkan jika selain empat panci diduga bom ada pula sejumlah benda lainnya seperti senapan rakitan turut diamankan. Ada pula panah dan busur yang juga diamankan Densus 88.

Sari Intan Putri - 21/11/2019 10:46 Detasemen Khusus 88 Polri

Beritacenter.COM - Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri telah menggeledah sebuah rumah yang ada di Dusun Ngunut Tengah, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (20/11/2019).

Diketahui juga jika rumah yang digeledah tersebut ditinggali oleh Markino (47) bersama istri dan seorang anaknya. Saat penggeledahan di rumah Markino, Densus 88 mengamankan sejumlah benda berbahaya. Ketua RW 02 Dusun Ngunut Tengah, Sunarto, yang menyebut bahwa ada empat panci yang diduga bom turut diamankan oleh Densus 88.

Sunarto mengungkapkan jika selain empat panci diduga bom ada pula sejumlah benda lainnya seperti senapan rakitan turut diamankan. Ada pula panah dan busur yang juga diamankan Densus 88.

"Yang diamankan ada satu senjata api rakitan, beberapa peluru, satu senapan angin, kemudian busur dan anak panah. Ada satu senjata tajam berbentuk pedang," ungkap Sunarto.

Sunarto menambahkan ada pula empat buah buku yang diamankan dari dalam rumah Markino. Sunarto mengaku tak tahu buku apa yang diamankan oleh Densus 88.

Selaku tokoh masyarakat, Sunarto mengungkapkan Markino dikenal oleh warga sebagai sosok yang tertutup. Selain itu Markino pun tak pernah bergaul dengan warga sekitar.

"Ronda tidak ikut, ada layatan juga tidak datang, kerja bakti juga tidak pernah ikut. Pak Markino lama tinggal di sini. Sejak menikah dia tinggal di sini. Tapi sempat merantau keluar pulau," papar Sunarto.

Sebelumnya, di tengah penggeledahan, Densus 88 sempat mendisposal sebuah bom panci yang didapat dari rumah yang dihuni oleh Markino dan keluarga. Diketahui, Densus menemukan beberapa buah panci berisi bahan peledak dan rangkaian kabel. Benda tersebut diduga adalah bom panci.

"Saya lihatnya dari jauh karena tidak boleh mendekat. Suaranya keras tapi bangunan rumah (Markino) tidak sampai bergetar saat bom diledakkan. Kata petugas tadi yang diledakkan itu untuk menjinakkan bom. Katanya yang diledakkan itu bom yang sudah siap meledak," imbuh Sunarto.

Dalam penggeledahan tersebut, Densus 88 juga mengamankan empat buah panci lainnya. Panci-panci itu diduga berisi bahan peledak dan rangkaian kabel, yang siap diledakkan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA