Thursday, 23 Jan 2020
Temukan Kami di :
News

Ade Armando soal Meme Joker : Jangan Takut Mengkritik, Kritik Anies Itu 'Fadhu Ain'

Justru itu, saya nggak mau karena ini siapa pun jadi takut kritik Pak Anies. Kritik Pak Anies harus terus dan Bu Fahira harus tahu jangan sampai menyangka gara-gara, ini 'fardu ain'. Jangan gara-gara dia gugat saya kemudian saya jadi takut tidak mau lagi kritik Anies, nggak, itu akan terus

Aisyah Isyana - 20/11/2019 20:20

Beritacenter.COM - Pakar Komunikasi Ade Armando menyebut rakyat Jakarta terus-terusan mengkritik Gubernur Anies Baswedan, lantaran ada yang tak beres di pemerintahannya. Untuk itu, dia mengaku memasang meme 'Joker' Anies Baswedan dengan tujuan mengkritik, agar pemerintahan DKI lebih baik kedepannya.

"Kalau Anda baca FB saya itu, setiap hari kok saya terus gugat Pak Anies. Saya rasa rakyat Jakarta terus kritik Pak Anies karena emang nggak beres pemerintahannya," kata Ade Armando kepada wartawan usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Baca juga :

Meski meme Joker Anies berujung pelaporan yang dilakukan Fahir Idris, Ade menyebut hal itu tak akan membuatnya berhenti mengkritik Anies Baswedan. Ade menyebut kritikan terhadap Anies itu harus terus ada, bahkan sifatnya 'fadhu ain'.

"Justru itu, saya nggak mau karena ini siapa pun jadi takut kritik Pak Anies. Kritik Pak Anies harus terus dan Bu Fahira harus tahu jangan sampai menyangka gara-gara, ini 'fardu ain'. Jangan gara-gara dia gugat saya kemudian saya jadi takut tidak mau lagi kritik Anies, nggak, itu akan terus," jelasnya.

"(Mengkritik Anies) 'fardu ain' ya iya, kalimat bagus tuh bagi umat Islam. 'Fardu ain' itu kewajiban personal dan harus sama-sama," sambungnya.

Untuk diketahui, Ade Armando dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh anggota DPD RI, Fahira Idhris, lantaran memposting meme Joker berwajah Anies Baswedan. Ade dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik.

Ade sendiri baru selesai menjalani pemeriksaan sebagai terlapor sore tadi. Ade menyebut dirinya siap jika Fahira mau melakukan mediasi dengannya terkait laporan tersebut.

"Dia yang melaporkan jadi semua bergantung pada dia. Saya rasa kalau mau cabut laporan nggak mungkin karena sudah terlalu jauh," lanjutnya.

Apa pun tawaran Fahira, Ade menyatakan kesiapannya. Namun, Ade yakin jika Fahira tak akan mencabut laporan terhadapnya. "Buat saya apa yang dia tawarkan saya akan dengar, tapi saya yakin Bu Fahira nggak akan cabut, nggak akan tinjau ulang laporannya," katanya.

Kendati begitu, Ade sendiri merasa jika dirinya tak bersalah atas apa yang dituduhkan Fahira. "Bu Fahira seharusnya sadar bahwa saya berulang kali bilang ke Fahira dan kuasa hukumnya bahwa bukan saya yang mengubah, tapi beliau merasa tidak puas dan melaporkannya ke polisi," katanya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA