Wednesday, 30 Sep 2020
Temukan Kami di :
News

Salut! Tukang Tambal Ban Cantik Asal Garut Ini Lulus Kuliah dengan IPK 3,81

Aisyah Isyana - 19/11/2019 15:50

Beritacenter.COM - Gadis asal Garut yang berprofesi sebagai tukang tambal ban, Irma Tri Resmiawati, seketika viral lantaran lulus kuliah dengan IPK 3,8. Meski sudah lulus kuliah dengan nilai bagus, Irma tetap merendah dan tak malu untuk kembali menambal ban.

Irma sendiri mengaku masih membantu orangtuanya menambal ban saat pulang ke rumahnya yang berlokasi di Jalan Raya KH Hasan Arief, Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Masih menambal ban kalau pulang ke rumah," ungkap Irma seperti dilansir detik, Selasa (19/11/2019).

Meski sudah lulus kuliah dan akan segera bekerja di tempat lain, Irma mengaku tetap ingin membantu orangtuanya. Gadis berusia 24 tahun itu menyebut tak ada yang salah dengan membantu orangtua, termasuk ayahnya yang berprofesi sebagai tukang tambal ban.

"Saya pikir setinggi apa pun pendidikanmu, kamu harus tahu dari mana kamu berasal. Tidak ada yang salah dengan membantu pekerjaan orang tua," katanya.

Setelah lulus kuliah dengan nilai yang cukup bagus, Irma saat ini tengah menunggu untuk bekerja di salah satu perusahaan penyedia jasa kapal pesiar. Meski tengah menunggu, Irma mengaku tak malu menambal ban lagi.

"Selama pekerjaan itu halal, tidak salah kan jika dijalani saja," ucap Irma.

Untuk diketahui, Irma merupakan salah satu mahasiswi di Akademi Pariwisata Nasional Indonesia (Akparindo) Bandung. Irma yang kerap membantu orangtua yang bekerja menambal ban, lulus kuliah dengan IPK 3,8.

"Alhamdulillah, kuliah lancar. Saya ambil D1 (Diploma 1) jurusan Perhotelan jadi hanya satu tahun. Tapi cukup berkesan," ujar Irma, Senin (18/11/2019) .

Irma lulus kuliah dengan nilai yang sangat bagus. "Alhamdulillah dari 15 mata kuliah saya dapat 13 nilai A dan 2 nilai B. "Iya IPK-nya 3.81," jelasnya.

Semasa perkuliahan, Irma mengaku hal yang paling berkesan adalah saat masa menjalani praktik kerja lapangan di salah satu hotel bintang 5 di Bali. Irma mengaku 6 bulan tak pulang ke rumah karena ongkos pulang mahal.

"Di sana sangat seru, saya dapat banyak pengalaman. Tapi homesick juga karena selama 6 bulan enggak pulang," ucap Irma.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA