Friday, 25 Sep 2020
Temukan Kami di :
Opini

Kenapa Ahok Mengerikan dan Ditakuti?

Indah Pratiwi Budi - 19/11/2019 16:14

FOKUS : Ahok

Dulu, Ahok pernah dimaki 'anjing' - terkait perseteruannya dengan DPRD. Dan berikut beberapa respons Ahok :

"Dia (DPRD) nggak tahu kalau anjing itu yang bisa lihat mana siluman, mana bukan. ‎Anjing itu dipelihara memang buat nangkap maling," (25/3/2015). Dan waktu itu, dia masih sempat melanjutkan :

"Memang Ahok anjingnya orang Jakarta kok. Ahok ini memang anjing untuk jaga agar aset orang Jakarta tidak dicuri oleh maling," ujarnya lantang........

Saya pribadi bergetar mengingat penggalan kisah perjuangan Ahok sebagai gubernur kala itu. Kalimat-kalimatnya diatas bukan sekadar respons parodi, tapi itu ekspresi hatinya. Artinya, dengan sadar ia menerima dan bahkan 'tersanjung' disebut sebagai "anjing'. Kenapa ?

Karena ia memaknai anjing sebagai simbol penjaga setia yang rela bertarung dan menyerahkan nyawanya bagi sang tuan - dalam hal ini Jakarta dan warganya.

Bayangkan ? Dinamika kejiwaan yang luarbiasa dan menggetarkan ini hanya bisa terjadi ketika seseorang atau pemimpin memiliki dedikasi total atas tugas dan kewajibannya. Amanah. Bahkan untuk Ahok, gradasi dedikasinya sampai pada tahapan 'mengerikan'.

Dan entah kapan, Jakarta - menemukan lagi seorang 'penjaga setia' dengan dedikasi mengerikan seperti Ahok...
.........

Uraian di atas menjawab, kenapa demikian hebat ketakutan atas dedikasi Ahok yang mengerikan itu....sehingga penolakan oleh sebagian orang muncul di Pertamina, atau lainnya...

Tapi seperti kata Luhut, jika ada orang baik (dan "mengerikan") ditolak, mereka yang menolaklah yang perlu dipertanyakan....

By : HT

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono




Berita Lainnya

Bambang Tri, Ayo Bayar Utang...

25/09/2020 19:30 - Indah Pratiwi Budi

Akal-Akalan Gubernur DKI Dalam Kelola APBD

25/09/2020 18:00 - Indah Pratiwi Budi

"SANG PEMIMPIN HEBAT"

25/09/2020 16:00 - Indah Pratiwi Budi

INDONESIA, SURGA PARA KORUPTOR

24/09/2020 19:00 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA