Tuesday, 10 Dec 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Sertifikasi Pernikahan Tuai Polemik di Tengah Masyarakat

Indah Pratiwi - 14/11/2019 21:26

Beritacenter.COM - Perencanaan sertifikasi pernikahan dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effend tuai kontroversi di publik dan DPR.

Menanggapi sertifikasi pernikahan, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto meminta, agar wacana tersebut dikaji dengan penuh ekstra kehati-hatian untuk melihat adakah manfaat dan mudharatnya.

"Harus hati hati dikaji betul manfaat dan mudaratnya, karena masalah orang kawin itu masalah yang sangat privat sangat pribadi," kata Yandri saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Dalam Islam, kata dia, nikah itu sudah diatur dengan Al Qur'an dan Sunnah Nabi apa saja yang membuat seseorang layak atau tidak untuk menikah.

"Misalnya kalau dia sanggup nikah ya nikah, kalau enggak sanggup nikah itu berpuasa itu ada ukurannya," terangnya.

DPR mempertanyakan sertifikasi nikah itu. Jadi, pemerintah harus berhati-hati dalam menerapkan kebijakan itu, kalau tidak hati-hati akan menimbulkan kegaduhan kembali seperti soal larangan celana cingkrang dan cadar.

"Sebaiknya, sebelum wacana itu dilontarkan ke publik ke masyarakat sebaiknya dikaji mendalam, mudharat dan manfaatnya apa," pinta Yandri.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA