Tuesday, 10 Dec 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Pembacok Ustaz di Pasuruan Jalani Tes Kejiwaan, Polisi: Hasilnya Mungkin Seminggu Lagi

Aisyah Isyana - 14/11/2019 19:50

Beritacenter.COM - Polisi memastikan penyidikan kasus pembacokan terhadap ustaz di Pasuruan masih terus berlanjut. Saat ini, pelaku sendiri sudah menjalani tes kejiwaa. Hasil tes kejiwaan itu diperkirakan akan keluar pekan depan.

"Penyidikan tetap berlanjut. Tersangka juga masih ditahan di polsek," kata Kasat Reskrim Polresta Pasuruan AKP Slamet Santoso, Kamis (14/11/2019).

Slamet mengatakan, tersangka menjalani tes kejiwaan di rumah sakit jiwa (RSJ) Lawang. Slamet mengaku jika pihaknya masih menunggu hasil tes yang diperkirakan keluar minggu depan. "Mungkin seminggu lagi hasilnya keluar," terang Slamet.

Baca juga :

Slamet menyebut proses penyidikan tak dipengaruhi tes gangguan kejiwaan yang dijalani tersangka. Polisi juga hampir merampungkan berkas perkara.

"Nanti kalau hasil tes kejiwaan keluar dan dipastikan gangguan kejiwaan berat bisa di-SP3. Bisa juga tetap disidangkan dan nanti bisa jadi pertimbangan hakim dalam vonis," terang Slamet.

Untuk diketahui, Ustaz Usman dibacok oleh Samid saat tengah mengaji bersama sejumlah jemaah, usai salat Zuhur di Musala Al-Usmani, Kamis (31/10). Aksi pembacokan yang terjadi di Desa Mlaten, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan ini berimbas luka di leher, lengan hingga kuping korban.

Korban yang kala itu tengah mengaji bersama jemaah lainnya dikagetkan dengan kedatangan Samid yang tiba-tiba masuk ke musala sembari membawa celurit dan marah-marah tak jelas. Warga setempat menyebut Samid tak suka mendengar suara orang mengaji. Bahkan, Samid sempat disebut menendak Alquran di lokasi.

Geram dengan aksi Samid yang sudah kelewatan, korban yang hilang kesabaran sempat memukul Samid dengan cambuk agar dia pergi dari musala. Alih-alih pergi keluar, Samid malah mengayunkan celuritnya membacok korban beberapa kali.

Korban yang tersungkur bersimbah darah dievakuasi warga ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Sementara Samid yang sempat kabur, berhasil ditangkap warga di rumah anaknya. Samid sempat jadi bulan-bulanan warga yang geram akan aksinya, hingga akhirnya diselamatkan polisi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA