Friday, 06 Dec 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Tragis... Cerita Anak Petani di India, Ditinggal Bunuh Diri Orang Tuanya yang Gagal Panen Puluhan Tahun

Pada Juni 2016 lalu, ayahnya yang bernama Devrao, kehilangan harapan akibat terlilit utang sebesar Rp 10 juta setelah bertahun-tahun gagal panen. Kemudian, Devrao bunuh diri dengan cara minum pestisida.

Sari Intan Putri - 14/11/2019 11:04

Beritacenter.COM - Kedua orang tua dari Renu Wankhade (19) selalu mengatakan jika pendidikan adalah satu-satunya jalan keluar dari kemiskinan yang menjerat petani mereka. Namun, untuk menyelesaikan pendidikan juga bukan hal yang gampang.

Pada Juni 2016 lalu, ayahnya yang bernama Devrao, kehilangan harapan akibat terlilit utang sebesar Rp 10 juta setelah bertahun-tahun gagal panen. Kemudian, Devrao bunuh diri dengan cara minum pestisida.

Kurang lebih 3 tahun, Renu berpegang pada kepercayaan ayahnya jika pendidikan akan mengubah nasib mereka. Tapi tahun 2019 ini, dia terpaksa berhenti mengejar gelar Bachelor of Arts karena tidak mampu membayar biaya tahunan sebesar € 45 (hampir senilai Rp 700.000) yang mencakup biaya pendidikan dan transportasi.

"Saya selalu ingin belajar lebih lanjut. Tapi kini masalahnya adalah bagaimana bisa bertahan hidup. Ibu saya membutuhkan saya di ladang supaya kami dapat menghasilkan cukup uang untuk makan," ujar Renu.

Cerita yang mirip dengan kisah Renu ini banyak dijumpai di wilayah kering Vidarbha di negara bagian Maharashtra, India barat. Lebih dari 250.000 petani di India melakukan bunuh diri antara tahun 1997 dan 2012.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA