Tuesday, 10 Dec 2019
Temukan Kami di :
Politik

Perantara Suap Bowo Sidik, Direktur PT IAE Divonis 2 Tahun Penjara

Baharuddin Kamal - 14/11/2019 10:00 Direktur Keuangan PT Inersia Ampak Engineers (IAE) Indung Andriani

BeritaCenter.COM - Perantara suap untuk politikus Golkar Bowo Sidik Pangarso, Direktur Keuangan PT Inersia Ampak Engineers (IAE) Indung Andriani, divonis 2 tahun penjara ditambah denda Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan.

Terdakwa terbukti turut menerima suap senilai 128.733 dolar AS dan Rp311 juta untuk membantu PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) mendapat pekerjaan pengangkutan dari PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG).

Uang yang diterima Indung, diperuntukkan bagi Bowo Sidik sebagai commitment fee Bowo karena telah membantu PT HTK menjalin kontrak kerja sama penyewaan kapal dan pengangkutan dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG).

"Menyatakan terdakwa M Indung Andriani telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata Hakim Ketua Fahzal Hendri dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa Komisi Pemberantas Korupsi yaitu 4 tahun penjara ditambah denda sebesar Rp 200 juta.

Dalam putusannya, majelis hakim juga mengabulkan permohonan justice collaborator yang diajukan Indung.

Dalam pertimbangan hakim, hal yang memberatkan bagi Indung adalah perbuatannya yang tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi.

Sedangkan, hal yang meringankan adalah bersikap sopan selama persidangan, mengakui terus terang perbuatannya, mempunyai anak yang masih kecil, dan belum pernah dihukum.

Dalam perkara ini, Indung dinyatakan terbukti melanggar Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU No. 20/2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA